Breaking News:

Jasad Lansia di Mempawah

Pengakuan Saksi yang Temukan Jasad Kakek 89 Tahun, Kaget Saat Sedang Mencari Tempurung Kelapa

Dijelaskan Eli, pada saat itu dirinya dan anaknya hendak mencari tempurung kelapa, dan kebetulan di sekitar kebun korban dan kurang lebih 200 meter di

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pihak Kepolisan lakukan olah TKP di tempat yang penemuan mayat, di Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis 8 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Masyarakat Mempawah kembali dihebohkan dengan penemuan mayat seorang lansia, terbujur kaku di kebun belakang rumahnya.

Yakni di Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalbar, pada Kamis 8 April 2021, sekira pukul 13.30 WIB.

Diketahui jasad yang ditemukan tersebut bernama Khok Syak Khun (89), warga Dusun Melati, Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Jasad dari Khok Syak Khun sendiri, pertama kali ditemukan oleh Eli Ernawati (46), bersama anaknya yakni Adit (12), yang juga merupakan warga Dusun Melati, Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit.

Dijelaskan Eli, pada saat itu dirinya dan anaknya hendak mencari tempurung kelapa, dan kebetulan di sekitar kebun korban dan kurang lebih 200 meter di belakang rumah korban.

Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Sungai Kunyit Geger, Kakek 89 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Rumahnya

"Saat itu saya dan anak saya hendak mencari tempurung kelapa, saat berjalan tiba-tiba kami dikagetkan dengan adanya seseorang yang terbaring di sekitar kebun," katanya, Jumat 9 April 2021.

Setelah itu kata Eli, dirinya berusaha mendekat, dan melihat lebih dekat, ternyata dirinya mengenali sosok yang terbaring tersebut.

"Saat mendekat saya mengenalinya, dia adalah Khok Syak Khun, saat itu saya lihat dia sudah dalam keadaan terbaring dan kaku," katanya.

Setelah itu kata dia, merasa panik dan takut, dirinya pun bergegas memberitahukan hal tersebut kepada keluarga dan tetangga sekitar.

"Saat itu juga saya langsung memberitahukan kepada keluarganya dan tetangga, dan tidak lama berselang keluarga dan tetangga berdatangan, setelah itu juga korban dibawa ke rumah duka," tukasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved