Breaking News:

Memaknai Paskah, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus: Hiduplah Tanpa Langgar Hukum Tuhan

Dengan perayaan paskah ini, ia berharap umat manusia menyadari tidak ada orang yang akan kekal di dunia ini, oleh sebab itu hendaknya tiap insan manus

TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memperingati Paskah 2021, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus berpesan kepada seluruh umat Katolik untuk senantiasa meneladani Kehidupan Yesus untuk dapat memperoleh kebahagiaan didalam hidup didunia dan memperoleh kebahagiaan hidup kekal di surga.

Uskup Agung menjelaskan, Paskah merupakan puncak dari perayaan Iman umat Katolik, dimana pada peringatan Paskah saat ini lah Yesus menanggung penderitaan seluruh umat, mati untuk umat, kemudian bangkit menuju kehidupan kekal di surga.

"Jadi, makna Paskah yang paling pokok ialah kita mengimani sebagai manusia kita pasti mati, tetapi bukan mati konyol, kita akan bangkit , kita akan memperoleh hidup kekal disurga, bila kita percaya kepada Tuhan Yesus,"Tutur Mgr Agustinus Agus ditemui di Katedral Santo Yosef. Jumat 2 April 2021.

Dengan perayaan paskah ini, ia berharap umat manusia menyadari tidak ada orang yang akan kekal di dunia ini, oleh sebab itu hendaknya tiap insan manusia mempersiapkan diri dengan menjadi pribadi yang baik serta senantiasa mematuhi hukum Tuhan.

Baca juga: Kapolresta Pontianak Kerahkan 921 Personel untuk Penjagaan di Sejumlah Gereja

"Hidup hanya Sementara, kita harus memperjuangkan hidup yang baik, hidup sementara bukan berarti hidup didunia ini sementara dan kita seenak - enaknya, melanggar hukum Tuhan, itu tidak. Jangan sampai kita hidup didunia menghalangi kita nanti untuk masuk surga,"pesannya.

"Paskah mengingatkan umat Manusia untuk tidak boleh sombong didalam hidupnya, bahwa suatu saat tiap manusia pasti akan mati, itulah intinya, bagaimana kita mengisi kehidupan kita ini sebaik mungkin, tanpa meremehkan hidup kekal setelah mati. Dengan pengalaman Yesus, kita diingatkan bahwa hidup didunia ini sementara, bahwa maut tidak mungkin dielakkan, hidup didunia jangan sampai melanggar hukum Tuhan,"Jelasnya berpesan.

Kemudian, Menyikapi aksi teror yang sempat terjadi di wilayah lain Indonesia, Kepada seluruh umat Katolik di Kalimantan Barat, Mgr Agustinus Agus berpesan untuk tidak takut ke Gereja melaksanakan ibadah Khususnya di hari Paskah ini.

"Sebelum, Polda Kalbar sudah memberikan jaminan keamanan, dan mereka menyampaikan akan memberikan pengamanan secara maksimal, tetapi bukan berarti kita tidak waspada, Kita tetap harus waspada, tetapi kita tidak boleh takut, jangan sampai karena teror ini takut untuk sembahyang, tujuan utama dari teror bukan membunuh semua orang, tetapi karena ingin membuat orang - orang ketakutan,"ujarnya.

Ia berpesan, hendaknya seluruh masyarakat saat ini lebih peka terhadap lingkungan disekitar, dan melaporkan ke pihak berwajib bilamana mendapati hal yang mencurigakan di lingkungan masing - masing.

Dalam pelaksanaan ibadah di Katedral Santo Yosef Pontianak sendiri, terlihat aparat keamanan dari Kepolisian dan TNI berjaga di sejumlah titik di kawasan Katedral.

Setiap orang yang hendak masuk ke Katedral pun dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

Selain itu, tak jauh dari Katedral Terlihat kendaraan dari Direktorat Pengamanan Objek Vital, serta kendaraan taktis dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalbar. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved