Serahkan SK CPNS Kepada 28 Lulusan PKN STAN, Sutarmidji Sebut Kunci Kompetisi adalah Inovasi

ubernur Kalbar H. Sutarmidji mengatakan para CPNS harus memahami aturan-aturan kepegawaian, tugas pokok, dan fungsi, serta profesionalisme.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmdiji nenyerakan SK Pengangkatakan CPNS terhadap 28 orang Lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa 30 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmdiji nenyerakan SK Pengangkatakan CPNS  terhadap 28 orang Lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa 30 Maret 2021. 

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji mengatakan para CPNS harus memahami aturan-aturan kepegawaian, tugas pokok, dan fungsi, serta profesionalisme.

"Saya berharap para CPNS ini paham akan aturan-aturan kepegawaian, tugas pokok dan fungsi dalam bekerja serta profesional,” ujarnya.

Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap bidang yang digeluti. Apalagi pada bidang keuangan, aturan-aturan setiap tahun biasanya ada puluhan aturan yang baru. 

Baca juga: Gubernur Sutarmidji Sarankan Maskapai Penerbangan Punya Laboratorium PCR Pribadi

“Maka kalian harus pahami aturan itu," ungkap Gubernur Kalbar.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada para CPNS untuk tidak melakukan KKN dan maladministrasi, atau perbuatan yang merugikan, sehingga membuat jenjang karier para CPNS akan terhambat.

"Karena masih CPNS dan masih muda, jangan merusak otak dengan hal-hal yang merusak karier kalian. Perjalanan karier l masih panjang dan jangan mau kalau diajak untuk KKN, maladministrasi, atau hal-hal yang tidak pas," tegasnya.

Dirinya berharap para CPNS untuk selalu berinovasi, sebab di zaman era digitalisasi saat ini perlu adanya inovasi sebagai kunci kompetisi.

“Jika kita tidak memiliki inovasi, mustahil kita memenangkan kompetisi," ucapnya.

Dikatakannya Pembangunan SDM aparatur yang unggul menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan penyelenggaraan Pemerintah Provinsi Kalbar yang baik di masa depan, terutama dalam menghadapi tatanan kehidupan baru atau normal baru. 

Gubernur Kalbar mengatakan, akibat adanya pandemi Covid-19 seperti saat ini, ASN diwajibkan untuk tetap meningkatkan kinerja dan selalu produktif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada.

"Peningkatan SDM aparatur di Provinsi Kalbar merupakan aset dan unsur vital yang sangat menentukan dalam pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintah yang baik, sehingga diharapkan dapat mewujudkan Kalbar yang maju dan sejahtera," ujarnya .

Kementerian Keuangan RI telah menandatangani nota kesepahamanan bersama 54 kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk mendukung penempatan lulusan PKN STAN di luar Kemenkeu.

Pada 2020 sebanyak 1.014 dari total 2.447 lulusan PKN STAN yang diwisuda dan dialokasikan ke kementerian/lembaga, serta  Pemda. Sebanyak 674 lulusan dialokasikan ke 41 kementerian selain Kemenkeu, dan sebanyak 367 lulusan dialokasikan ke Pemda. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved