BNNP Kalbar: Diduga Sabu Asal Malaysia Mulanya dari Cina

Terkait dugaan adanya pembiaran barang haram itu dikirim ke Indonesia oleh Negeri Jiran, Adeyana mengatakan bahwa Malaysia pun melakukan penegakan huk

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Proses pemusnahaan barang bukti narkoba jenis sabu asal Malaysia oleh BNNP Kalbar, Jumat 26 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 14 Kg narkoba jenis sabu dan 9.600 butir Narkoba asal Malaysia kembali dimusnahkan BNN Provinsi Kalbar pada, Jumat 26 Maret 2021.

Dengan pemusanahan ini, daftar kasus narkoba asal Malaysia di Kalimantan Barat pun bertambah panjang.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Kalbar Kombespol Edyana Supriyana mengungkapkan, selama ini narkoba yang beredar di Kalbar memang berasal dari Malaysia.

Namun, diungkapkannya Malaysia bukanlah Negara Produsen, melainkan negara transit.

Diduga kuat, barang haram tersebut bersaal dari negeri tirai bambu Cina.

Baca juga: 14 Kg Sabu dan 9.600 Butir Happy Five Asal Malaysia Dimusnahkan BNNP Kalbar

"Bila melihat kemasan, diduga barang ini dari Cina, kemudian ke Malaysia, dan Malaysia sebagai lokasi transit saja atau memang ada gudang disana kita tidak tahu, yang pasti barang yang masuk ke Kalbar selama ini dari Malaysia,"jelasnya.

Terkait dugaan adanya pembiaran barang haram itu dikirim ke Indonesia oleh Negeri Jiran, Adeyana mengatakan bahwa Malaysia pun melakukan penegakan hukum terkait.

Saat ini, pihak BNN bersama instansi aparat penegak hukum terkait terus melakukan operasi penegakan dan pencegahan peredaran narkoba di Indonesia khususnya di wilayah perbatasan, yang disinyalir merupakan jalur masuk utama Narkoba. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved