Bantuan Pangan Kalbar Naik Dua Kali Lipat, Capai 10.800 Ton Beras

Alokasi bantuan pangan dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kalimantan Barat pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.  

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
BANTUAN PANGAN - Suasana pembagian bantuan pangan kepada warga di Pontianak. 
Ringkasan Berita:
  • Total bantuan beras yang disalurkan mencapai sekitar 10.800 ton, naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang berada di kisaran 5.800 ton.
  • Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan penyaluran bantuan pangan telah dilaksanakan sejak Februari hingga Maret dan secara resmi diluncurkan di Pontianak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Alokasi bantuan pangan dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kalimantan Barat pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.  

Total bantuan beras yang disalurkan mencapai sekitar 10.800 ton, naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang berada di kisaran 5.800 ton.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan penyaluran bantuan pangan telah dilaksanakan sejak Februari hingga Maret dan secara resmi diluncurkan di Pontianak.

“Untuk alokasi bantuan pangan tahun ini memang mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami siap melaksanakan dan menuntaskan penyaluran bantuan ini,” ujarnya pada 6 April 2026.

Selain beras, program bantuan pangan juga mencakup penyaluran minyak goreng dengan total kebutuhan sekitar 2,1 juta liter untuk seluruh wilayah Kalimantan Barat. Setiap penerima manfaat mendapatkan alokasi 4 liter minyak goreng yang disalurkan dalam dua tahap.

Dari sisi ketersediaan, Bulog memastikan stok pangan di Kalimantan Barat dalam kondisi aman. Pasokan beras didukung dari sejumlah daerah sentra produksi seperti Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca juga: Bapenda Pontianak Gandeng Samsat Sosialisasikan Pajak dan Layanan Keliling di Enam Kecamatan

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan pokok, khususnya beras. Stok kami cukup dan akan terus bertambah,” tambahnya.

Di lapangan, bantuan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Muhainun, yang sehari-hari berjualan gorengan, mengaku bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari sebelum dipotong modal, bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama sekitar satu bulan.

“Saya sudah beberapa tahun menerima bantuan ini. Semoga programnya bisa terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved