Antisipasi Karhutla, Kapolres Mempawah Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Pembakaran Hutan dan Lahan

kini kebakaran lahan sudah kembali menyelimuti Kabupaten Mempawah. Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, membenarkan hal tersebut.

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sempat sepekan Kabupaten Mempawah aman dari titik api, yang sebelumnya titik api (kebakaran lahan) sudah dapat dipadamkan.

Namun kini kebakaran lahan sudah kembali menyelimuti Kabupaten Mempawah. Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, membenarkan hal tersebut.

Menurutnya berdasarkan laporan dari anggotanya bahwa sudah ada titik api di Mempawah Timur.

"Benar, berdasarkan laporan dari anggota dilapangan sudah ada titik api yakni di Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur," tegas Kapolres kepada Tribun, Minggu 14 Maret 2021.

Baca juga: Ketua PC IPNU Mempawah Sebut Kaderisasi Jantungnya Organisasi

Dikatakan Kapolres, api terpantau sejak Sabtu 13 Maret 2021, dan langsung dilakukan pemadaman.

"Sesuai laporan, api terpantau sejak sore dan langsung dilakukan pemadaman oleh anggota kita dari Polsek Mempawah Timur dan juga rekan-rekan dari Koramil," beber Kapolres.

Lebih jauh, Kapolres tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan.

"Tetap kita ingatkan kepada seluruh masyarakat jangan sampai membuka lahan dengan cara di bakar," tegas Kapolres.

Untuk mengantisipasi Karhutla yang terjadi di Kabupaten Mempawah, Kapolres menegaskan Kepolisian selalu rutin melakukan patroli.

"Kita juga tetap gencarkan patroli ke tiap-tiap wilayah yang dinyatakan rawan terjadinya karhutla," tegas AKBP Fauzan.

Lanjut kata Kapolres, Kepolisian tidak segan-segan memberikan tindakan tegas, bagi oknum masyarakat yang melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, yang mengakibatkan karhutla.

"Maka tidak segan-segan kita akan melakukan tindakan represif jika ditemukan oknum yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. Apalagi mengingat dampak akibat karhutla ini sangat begitu luas," tegasnya.

Mengingat untuk sekarang ini kata Kapolres, sudah ada tiga orang tersangka akibat terjadinya karhutla.

"Ya, sudah ada tiga tersangka yang kita amankan, dalam kasus karhutla di Kabupaten Mempawah, semoga bisa menjadi pembelajaran buat yang lainnya, agar tidak melakukan pembakaran lahan," tegas Kapolres.

Untuk itu, Kapolres kembali menegaskan untuk semua pihak tetap menjaga lingkungan, jangan sampai melakukan pembakaran hutan dan lahan, yang nantinya berdampak buruk.

"Ingat, Stop pembakaran hutan, kebun dan lahan," pungkas Kapolres. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved