Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka di Pontianak Berjalan Dua Pekan, Belum Ada Swab Kepada Guru dan Siswa

Menurutnya, di setiap sekolah yang melakukan belajar tatap sudah ada satgas Covid-19 yang melakukan pengawasan protokol kesehatan.

TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak sekaligus Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak, Sidiq Handanu, Senin 15 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada kondisi pandemi covid-19 saat ini di Kota Pontianak sudah berjalan dua pekan.

Demi keamanan kepada tenaga pendidik dan peserta didik, pada PTM ini tentunya tak terlepas dari pengawasan satgas Covid-19 Kota Pontianak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan, meski tidak dilakukan swab test kepada guru dan siswa.

Namun pengawasan terhadap protokol kesehatan covid-19 sangat ketat dilakukan.

Baca juga: Kota Pontianak Perluas Pembelajaran Tatap Muka, Syahdan: Mulai Senin Perluas ke 52 Sekolah

Ia juga menjelaskan terkait masih tidak dilakukan swab lantaran ada beberapa pertimbangan.

"Tidak dilakukan swab karena tidak terlalu ramai siswa yang belajar tatap muka dan juga masih di bawah umur. Selain itu juga karena penerapan protokol kesehatan covid-19 kita lakukan sangat ketat," ujarnya, Sabtu 6 Maret 2021.

Sejauh ini, Ia menilai PTM belajar dengan baik.

Menurutnya, di setiap sekolah yang melakukan belajar tatap sudah ada satgas Covid-19 yang melakukan pengawasan protokol kesehatan.

Pada satgas Covid-19 di tingkat sekolah juga bekerja sama dengan TNI-Polri dan puskesmas.

"Sehingga dipastikan aman pelaksanaan belajar tatap muka," ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved