Citizen Reporter

PMKRI Pontianak Ajak Masyarakat Hindari Karhutla di Kalbar

Kami mendukung aparat pemerintah dalam menindak tegas sesuai aturan yang berlaku bagi para pelaku Karhutla yang tidak bertanggung jawab.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Pontianak Endro Ronianus. 

Citizen Reporter

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Pontianak Endro Ronianus

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hutan Kalimantan barat sangat rentan terjadi kebakaran saat musim kemarau.

Penyebab kebakaran hutan dibagi menjadi dua, yakni alam dan ulah manusia.

Kebakaran hutan yang harus kita hindari adalah kebakaran hutan yang terjadi akibat ulah manusia.

Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan pembakaran hutan demi tujuan dan kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampaknya bagi sekitarnya.

Dimusim kemarau api sangat lah berbahaya karena mudah membesar dan menyebar.

Baca juga: Komitmen Taati Protokol Kesehatan, PMKRI Pontianak Bentuk Panitia Masa Penerimaan Anggota Baru

Hal ini tentu akan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang besar.

Kami mendukung aparat pemerintah dalam menindak tegas sesuai aturan yang berlaku bagi para pelaku Karhutla yang tidak bertanggung jawab.

Khusus di Kota Pontianak saat ini yang kita lihat sudah ada beberapa titik yang kebakaran yang menyebabkan kabut asap yang menyelimuti kota pontianak baik dimalam hari maupun di siang hari.

Yang menjadi perhatian dan kekhawatiran bersama yaitu dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan baik bagi lingkungan maupun makhluk hidup disekitarnya.

Bagi manusia khususnya Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan dan lahan yang kebakaran harus menghirup asap berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga: Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan, PMKRI Pontianak Laksanakan Rapat Kerja Cabang

Yang saya rasakan yaitu jarak pandang terbatas yang berisiko terjadi kecelakaan di jalan, serta mata perih dan pernapasan terganggu.

Sekarang fungsi masker sudah menjadi dua yaitu selain untuk menghindari penularan COVID-19 juga sebagai alat untuk melindungi saluran pernapasan dari asap yang ditimbulkan dari efek kebakaran hutan dan lahan.

PMKRI Pontianak yang disampaikan oleh Endro selaku presidium gerakan kemasyarakatan ajak masyarakat untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan yang ada saat musim kemarau serta menghindari nya dari kebakaran.

Selain itu mendukung aparat pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.

"Kebakaran hutan dan lahan yang dimana dampak nya kita sebagai masyarakat sekitar yang merasakan jadi dalam hal ini kalau bukan kita yang menjaga dan menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan siapa lagi, kita harus bergandengan bersama pihak terkait untuk sama-sama berupaya agar Karhutla jangan sampai terjadi," ujar Endro.

"Adapun upaya sederhana yang bisa kita perhatikan serta untuk saling mengingatkan seperti jangan membakar sampah dihutan, jangan membuang puntung rokok ke hutan dan lahan apalagi kalau sedang menyala," tuturnya.

"Sebagai masyarakat yang juga merasakan dampak negatif dari kebakaran, Kesadaran kita memiliki peran penting dalam upaya menangani terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sekali lagi mari saling mengingatkan," ujarnya lagi. (*)

Baca juga: PMKRI Pontianak Sambangi Polresta Bahas Masalah Kota Pontianak Bersama Kombes Pol Leo Joko Triwibowo

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved