Breaking News:

Tata Kelola Pemerintahan Bersih dari KKN Jadi Komitmen Darwis-Rizal

Pertama-tama kita tata kelola pemerintahan, tata kelola pemerintahan kita cukup baik artinya semangat para ASN, birokrasi kita tumbuhkan kembali

TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Satu diantara kader Gerindra Kalbar, Sebastianus Darwis saat jumpa pers usai dilantik jadi Bupati Bengkayang di ruangan Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat 26 Februari 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasca dilantik, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan untuk tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN, termasuk menggenjot pembangunan infrastruktur.

"Pertama-tama kita tata kelola pemerintahan, selesai tata kelola pemerintahan kita cukup baik artinya semangat para ASN, birokrasi kita tumbuhkan kembali," kata Darwis, Jumat 26 Februari 2021 saat jumpa pers usai dilantik.

"Bersama DPRD infrastruktur akan kita kejar, Bengkayang sangat tertinggal sekali infrastruktur. Terutama infrastruktur di kota yang dianggap Bengkayang kota kumuh, itu yang kita selesaikan ditahun pertama," jelasnya.

Dikatakan Darwis, sesuai dengan visi misi pihaknya komitmen memerangi korupsi, pungli, termasuk agar Bengkayang birokrasinya lebih baik, bersih, bebas dari KKN.

Baca juga: Kader Gerindra Dilantik Jadi Bupati, Yuliansyah Titipkan Pesan Ini

"Korupsi kita tau ada kejadian yang dulu, tentunya birokrasinya kita perbaiki, punglinya kita redam, kita kerjasama dengan forkopimda, aparat, agar Bengkayang birokrasinya bersih," kata Darwis.

Pembangunan di Bengkayang, lanjutnya, akan berjalan baik jika infrastruktur juga baik.

"Dibidang ekonomi baik, PDRB kita baik, pendapatan kita baik, IPM nomor empat, tentunya kedepan infrastruktur kita kejar," katanya.

"Jika infrastruktur baik di 122 desa dan tentunya Bengkayang lebih baik kedepan, karena infrastruktur menunjang perekonomian, pertanian, perkebunan dan pariwisata," timpal dia.

Lebih lanjut mengenai bencana alam seperti karhutla dan banjir, ia akan mencari solusi terbaik, terlebih telah menjadi atensi pemerintah.

"Penanganan karhutla kita bersama Provinsi tentu akan konsentrasi, karena permintaan Presiden dan Gubernur agar karhutla diredam termasuk di Bengkayang yang punya potensi asap. Banjir di Bengkayang hutan-hutan harus kita lestarikan. Memang banjir kemarin karena curah hujan tinggi, tidak mampu menampung, banjir tahun ini tidak seperti biasanya," pungkasnya. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved