Polsek Kembayan Motori Apel Bersama untuk Antisipasi Karhutla, Libatkan Semua Elemen Masyarakat

Apel tersebut dipimpin Kapolsek dan Danramil Kembayan di lapangan Nek Dohik PTPN Kembayan Dusun Rising Jaya desa Kelompu.

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Kembayan
Kapolsek dan Danramil Kembayan di lapangan Nek Dohik PTPN Kembayan Dusun Rising Jaya Desa Kelompu, Rabu 23 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Menghadapi musim kemarau panjang, identik dengan tingginya angka kebakaran baik kebakaran rumah maupun lahan dan hutan.

Mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Kembayan Iptu MR Pardosi, SH berinisiatif untuk melakukan Apel Bersama Antisipasi Karhutla yang melibatkan semua unsur di kecamatan Kembayan yaitu pihak PTPN Kembayan sebagai tuan rumah, Koramil, Kecamatan dan Puskesmas Kembayan, pihak desa Kelompu, PT. MKS (pengelola pabrik PTPN Kembayan), Tokoh masyarakat Pateh & Temeggung beserta unsur masyarakat, yang keseluruhan peserta 70 orang, Rabu 24 Februari 2021.

Adapun tujuan Apel bersama ini adalah untuk mengingatkan semua lapisan masyarakat agar selalu waspada dan perduli terhadap bencana kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Lahan Mendekati Pondok Pesantren, Kapolsek Kakap dan Tim Karhutla Sigap Lakukan Pemadaman

Apel tersebut dipimpin Kapolsek dan Danramil Kembayan di lapangan Nek Dohik PTPN Kembayan Dusun Rising Jaya desa Kelompu.

Kapolsek Kembayan foto bersama dengan elemen masyarakat dan instansi pemerintahan di Kecamatan Kembayan setelah apel bersama, antisipasi Karhutla, Selasa Rabu 24 Februari 2021.
Kapolsek Kembayan foto bersama dengan elemen masyarakat dan instansi pemerintahan di Kecamatan Kembayan setelah apel bersama, antisipasi Karhutla, Selasa Rabu 24 Februari 2021.

Pardosi mengucapkan terima kasih kepada pihak PTPN sebagai fasilitator giat apel ini dan meminta kepada semua yang hadir pada apel bersama tersebut agar waspada dan pro aktif untuk bersama-sama bila terjadi bencana kebakaran.

Pesan khusus kepada pihak perusahaan khususnya PTPN Kembayan, agar lebih pro aktif memonitor wilayah kerjanya, jangan sampai ada kebakaran lahan karena akan berlaku proses hukum korporasi.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek juga menjelaskan tentang enam arahan Presiden RI terkait dengan upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, yakni prioritaskan pencegahan dan titik api harus segera dipadamkan, infrastruktur monitoring dan pengawasan harus ada sampai tingkat bawah.

Menemukan solusi permanen untuk mencegah dan menangani karhutla, penataan ekosistem lahan gambut terus dilanjutkan, Kepala daerah dan pimpinan TNI-Polri ditingkat daerah untuk tanggap dan cepat merespon jika ada titik api dan dilakukan langkah penegakan hukum tanpa kompromi.

Acara Apel Bersama Antisipasi Karhutla tersebut berjalan lancar dan tertib, kemudian ditutup dengan ramah tamah dan diskusi ringan di Aula Nek Dohik.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved