Breaking News:

Antisipasi Karhutla, Plh Bupati Sekadau Harap Semua Pihak Dapat Saling Koordinasi

Sementara itu, untuk tahun 2020 tercatat ada 1259 titik hotspot karhutla di Kabupaten Sekadau, dan mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plh Bupati Sekadau Frans Zeno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Antisipasi terjadinya Karhutla di Kabupaten Sekadau, Plh Bupati Sekadau, Frans Zeno harap koordinasi dari lapisan terbawah di masyarakat dapat terjaga guna memberikan aksi cepat tanggap jika terjadi karhutla, Rabu 24 Februari 2021.

Plh Bupati Sekadau, Frans Zeno menuturkan sebentar lagi akan memasuki musim kemarau dan tentunya berpotensi terjadi karhutla di Sekadau.

Tentu dengan adanya karhutla menyebabkan kabut asap yang juga menambah bahaya dengan adanya pandemi Covid-19. Dimana daya tahan tubuh masyarakat harus terjaga.

Sedangkan jika terjadi kabut asap dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, hingga menyebabkan sakit pernapasan (ISPA).

Baca juga: Pemkab Sekadau dan Forkompimda Gelar Rakor Bahas Covid-19, Karhutlah dan Peti

Sementara itu, untuk tahun 2020 tercatat ada 1259 titik hotspot karhutla di Kabupaten Sekadau, dan mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September 2020.

Jumlah hotspot ini cenderung lebih banyak dari tahun 2019.

"Maka penting terkait dengan manajemen di lapangan yang terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik. Bagaimana area hotspot, rawan hotspot harus terus diperbaharui dengan memanfaatkan teknologi saat ini dalam hal meningkatkan pengawasan," kata Frans Zeno.

Selain itu, dinas terkait juga harus cepat tanggap jika mendapatkan laporan adanya hotspot.

"Peran semua pihak dari desa, Babinsa, Bhabinkamtibas, masyarakat tentu sangat dibutuhkan, sehingga diharapkan dapat meminimalisir kebakaran yang lebih luas," ungkapnya.

Menurut Frans Zeno, jika memiliki koordinasi dari bawah yang baik, maka kita juga akan memiliki sistem reaksi cepat dalam penanganan berbagai hal, terkhusus karhutla untuk meminimalisir adanya kebakaran hutan yang lebih luas. (*)

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved