Breaking News:

Selidiki Penyebab Terbaliknya KMP Bili, Kapolres Sambas Sebut Sudah Periksa 15 ABK dan Nahkoda Kapal

Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo menegaskan jika tidak ada korban jiwa akibat dari tenggelamnya Kapal Feri, KMP Bili di penyeber

TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo, saat di temui, Senin 22 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo menegaskan jika tidak ada korban jiwa akibat dari tenggelamnya Kapal Feri, KMP Bili di penyeberangan Perigi Piai Kecamatan Tekarang.

"Terkait dengan kecelakaan KMP Bili, kemarin sore kami sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak. Yang intinya adalah kami menekankan utamakan dulu kelancaran arus lalu lintas terlebih dahulu," ujarnya, Senin 22 Februari 2021.

"Karena ini adalah jalur strategis penghubung antara Tebas, dengan Tekarang, Jawai dan Jawai Selatan bisa lancar kembali," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Harap Agar ASDP Bisa Segera Evakuasi KMP Bili dari Lokasi Kecelakaan

Sementara itu, untuk pengangkatan badan kapal kata Kapolres, mereka serahkan kepada pihak ASDP sepenuhnya.

"Untuk pengangkatan kami serahkan sepenuhnya kepada ASDP. Karena itu perlu di survei dulu, dan kabarnya KNKT akan datang untuk melakukan pemantauan," ungkapnya.

Di rapat koordinasi kemarin ungkapnya, juga sudah di sampaikan perihal asuransi untuk korban dan juga barang atau kendaraan penumpang yang menjadi korban terbaliknya KMP Bili.

Di pihak kepolisian ungkap Kapolres, mereka sudah melakukan pemeriksaan kepada 15 ABK dan 1 nahkoda yang saat itu bertugas, dan juga memeriksa para saksi yang melihat kejadian.

"Masalah ini nantinya lari ke mahkamah pelayaran, atau pidana kelalaian itu nanti kita sampaikan lagi. Dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan," tutupnya. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved