Breaking News:

Bupati Harap Agar ASDP Bisa Segera Evakuasi KMP Bili dari Lokasi Kecelakaan

Bupati Sambas menyampaikan keterangan tersebut kepada awak media, di ruang kerjanya, di dampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, H

TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media, di ruang kerjanya, di dampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, H Indra Gunawan, Senin 22 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili melaksanakan Konferensi pers terkait dengan tenggelamnya kapal feri KMP Bili, di penyeberangan Perigi Piai Kecamatan Tekarang, Sabtu lalu.

Bupati Sambas menyampaikan keterangan tersebut kepada awak media, di ruang kerjanya, di dampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, H Indra Gunawan. Pada kesempatan itu dijelaskan Bupati, bahwa sudah dipastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian nahas tersebut.

"Dapat di pastikan bahwa tidak ada korban jiwa dari kecelakaan KMP Bili, namun memang ada beberapa yang mengalami cidera ringan dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tekarang," ujarnya, Senin 22 Februari 2021, di ruang kerjanya, Kantor Bupati Sambas.

Baca juga: Figo Minta Pihak Terkait Segera Bentuk Tim Investigasi Terbaliknya KMP Bili Tebas-Tekarang

"Dan untuk pembiayaannya dibiayai oleh pihak Jasa Raharja, dan apabila ada yang harus di rujuk ke RSUD Sambas dan lainnya. Mereka juga bersedia melakukan pembiayaan," sambungnya.

Disampaikan Bupati, dari informasi yang mereka terima terkait dengan kerugian barang bawaan para penumpang. Nantinya akan di tanggung oleh pihak asuransi, sebagaimana mekanisme yang berlaku.

"Untuk kerugian barang bawaan akan di ganti, sementara itu untuk kendaraan yang bisa di selamatkan akan di perbaiki sama seperti sebelumnya oleh pihak asuransi," katanya.

Diungkapkan oleh Bupati, untuk arus lalu lintas kendaraan sekarang di alihkan ke penyeberangan Tanjung Harapan - Teluk Kalong, Kecamatan Teluk Keramat, guna kelancaran mobilitas barang dan orang.

Pemerintah Kabupaten Sambas kata Atbah, juga mendorong pihak ASDP untuk bisa segera mengevakuasi KMP Bili, dari lokasi kecelakaan.

"Hal ini agar moda transportasi bisa normal kembali, dan tentu dengan kapal yang sediakan oleh ASDP," tuturnya

"Dan kepada masyarakat baik yang menjadi korban, dan pengguna jalan agar dapat memaklumi serta bersabar sambil menunggu kapal pengganti datang," tutupnya. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved