Breaking News:

MULAI SENIN Disdikbud Pontianak Sebut 6 SMP dan 6 SD Sebagai Percontohan Pembelajaran Tatap Muka 

Rencana pembelajaran disetujui oleh WaliKota Pontianak hari senin nanti tanggal 22 Februari 2021 terdapat sekolah yang akan melaksanakan dengan setiap

TRIBUNPONTIANAK/Jovi Lasta
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Aziz, Jumat 19 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Aziz sampaikan sekolah-sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai persetujuan Walikota Pontianak, Jumat 19 Februari 2021.

Syahdan Aziz mengatakan, bahwa rencana pembelajaran disetujui oleh WaliKota Pontianak hari senin nanti tanggal 22 Februari 2021 terdapat sekolah yang akan melaksanakan dengan setiap kecamatan itu terdapat perwakilan yakni satu sekolah menengah pertama (SMP) dan satu sekolah dasar (SD)

"Berarti ada 12 sekolah di Kecamatan-kecamatan Kota Pontianak SD dan SMP. Jadi, 6 SMP dan 6 SD. Memang Sekolah itu sudah pada siap, jadi kita sudah memang mendatangi sekolah-sekolah itu, sudah melihat keadaan sekolah itu terutama protokol kesehatannya," ujar Syahdan Aziz.

Baca juga: Mulai Pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka, Pemkot Pontianak Terapkan Formula Sekolah Percontohan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak menjelaskan, bahwa sekolah-sekolah ini sudah siap. Sebelum wacana ini terlaksana hari ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait sekolah-sekolah yang terpilih sebagai percontohan untuk tahap pertama.

Ia berharap, mudah-mudahan tidak terkendala sehingga bisa mengembangkan (terlaksana) ke sekolah-sekolah yang lain serta yang akan masuk untuk melaksanakan pembelajaran itu adalah kelas-kelas jenjang tertinggi seperi SMP kelas 9 dan SD kelas 6.

Kemudian, sekolah-sekolah yang pertama akan melaksanakan pembelajaran tatap muka ini oleh sekolah dasar negeri. Tentunya, sekolah swasta kemungkinan bisa saja mengikuti pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan tetapi harus berkoordinasi terlebih dahulu.

"Walaupun Swasta (Sekolah) sudah siap, nanti akan berkoordinasi dengan kita. Sebagai contohnya yang tadi baru 6 inilah dulu yang pertama. Nanti berikut-berikutnya mungkin bisa sekolah-sekolah yang lain. Ini harapan kita memang seperti itu, supaya bisa tatap muka ini bukan hanya 6 ini tetapi bisa semua sekolah-sekolah kita di kota ini," ungkapnya.

Syahdan Aziz menyebut, sekolah-sekolah yang pertama akan melaksanakan tahapan awal pembukaan pembelajaran tatap muka yakni SMP Negeri 1 Kota Pontianak, SMP Negeri 2, SMP Negeri 10, SMP Negeri 14, SMP Negeri 17, dan SMP Negeri 18.

Kemudian, untuk SD sendiri yakni SD Negeri 23 Pontianak Kota, SD Negeri 37 Pontianak Barat, SD Negeri 20 Pontianak Selatan, SD Negeri 12 Pontianak Timur, SD Negeri 9 Pontianak Tenggara serta SD Negeri 5 Pontianak Utara.

Untuk pembelajaran sendiri, Syahdan, menyampaikan bahwa kegiatan sekolah terlaksana pada hari senin dan rabu kemudian selasa dan kamis. Hari jumat digunakan sebagai evaluasi.

Selain penentuan hari, juga masih terlaksana program pembelajaran daring karena tanpa persetujuan orang tua murid untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka maka murid mengikuti pembelajaran via Daring.

"Tetap, jadi orang tua yang tidak setuju mengikuti pembelajaran tatap muka kita berikan pelajaran daring. Gurunya memberikan pelajaran secara daring," pungkasnya. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved