Breaking News:

Modus Perbaiki Rahim, Pria Paruh Baya Diduga Cabuli Wanita 25 Tahun di Sekadau

Sebelum pulang tersangka  berpesan agar korban tidak menyampaikan hal itu kepada suaminya

Tribun Lampung
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Polres Sekadau mengamankan seorang pria berinisial Hk (50) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap perempuan berinisial Vb (25) asal Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Frits Orlando Siagian mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat pelaku mengurut korban dengan dalih memperbaiki rahimnya dari dalam. Peristiwa itu terjadi, Rabu 10 Februari 2021.

Saat itu, korban tinggal berdua dengan mertua perempuannya yang sedang sakit didatangi oleh tersangka.

Baca juga: MIRIS Seorang Anak Bawah Umur di Singkawang Cabuli Adik Tirinya yang Baru Berusia Lima Tahun

Usai menyapu rumah, tersangka dipersilahkan masuk ke dalam rumahnya.

“Korban yang hendak menjemput bapak mertuanya ke kebun dicegah oleh tersangka. Namun, ia mencegah dan mengatakan tidak ada keperluan dengan saudara tirinya itu,” ujar Kasat Reskrim, Jumat 19 Februari 2021.

Tersangka mengatakan, akan mengurut korban agar bisa mendapatkan anak dan hal ini sudah diutarakannya kepada suaminya.

Percaya dengan ucapan tersangka yang merupakan paman suaminya, korban menurut.

“Saat hendak diurut korban hanya mengenakan sarung hingga terjadilah tindakan pencabulan tersebut,” ucapnya.

Korban pun terkejut. Tersangka berusaha menenangkan korban dan berkata apa yang dilakukan itu untuk memperbaiki rahimnya.

Baca juga: Kasat Reskrim: Kasus Pencabulan Masih Mendominasi di Sambas

“Setelah itu, tersangka memberikan dua butir kapsul berwarna ungu putih dan meminta korban untuk meminumnya. Korban langsung ke dapur, berpura-pura meminum kapsul itu, padahal kapsul itu dibuangnya,” jelas Kasat Reskrim.

Tersangka juga berupaya mengajak korban untuk melakukan hubungan intim.

Namun, korban menolak dan berkata lebih baik tidak mempunyai anak dengan cara seperti itu.

“Salah tingkah mendengar jawaban korban, tersangka pulang dan memberikan obat herbal serta meminta uang Rp 400 ribu untuk biaya urut dan tebus obat. Sebelum pulang tersangka  berpesan agar korban tidak menyampaikan hal itu kepada suaminya,” beber Frits Orlando Siagian.

Tak terima dengan hal tersebut, peristiwa itu dilaporkan ke Polres Sekadau.

Tersangka saat ini sudah diamankan di Polres Sekadau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved