Breaking News:

DPRD Minta Pemda Sambas Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Politikus PDIP Kabupaten Sambas itu menuturkan, semua stakeholder yang ada di Sambas harus bersama-sama dan kompak dalam menanggulangi bencana banjir

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sambas untuk tanggap dalam menghadapi bencana dan paska bencana.

Dikatakan, dia banjir yang merendam sejumlah Kecamatan di Kabupaten Sambas dalam beberapa hari terakhir.

Juga turut merendam lahan pertanian dan perkebunan, sehingga sudah barang tentu akan berdampak terhadap hasil produksi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Sambas.

"Dalam hal ini DPRD meminta Pemda harus segera tanggap, kalau memang masih terus banjir, kalau perlu segera Status Tanggap Darurat," ujarnya, Selasa 9 Februari 2021.

Diterjang Banjir, Petani Cabai di Sambas Terancam Gagal Panen

Politikus PDIP Kabupaten Sambas itu menuturkan, semua stakeholder yang ada di Sambas harus bersama-sama dan kompak dalam menanggulangi bencana banjir di Kabupaten Sambas.

Kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas kesehatan dan Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Sambas harus bersama-sama dan segera turun memantau dampak dari banjir di Kabupaten Sambas.

"Dinas terkait segera turun melakukan pemantauan dan pendataan terhadap kerugian yang dialami oleh masyarakat. Sehingga dapat diketahui langkah yang akan diambil untuk membantu petani dan masyarakat yang terdampak banjir," tegas Ferdinan.

Banjir Kembali Rendam Sejumlah Desa di Kabupaten Sambas

Pemda lanjut Ferdinan, juga harus segera tanggap untuk memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir.

Salah satunya adalah mengantisipasi dampak dari banjir kepada kesehatan masyarakat. Sehingga harus dilakukan penyuluhan kesehatan agar masyarakat tidak mengalami sakit-sakitan karena musibah banjir.

"Saat ini kondisi air pasang dan hujan yang terus menerus, tentu harus segera di antisipasi. Dinas kesehatan segera turun, untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang rentan kesehatannya akibat dampak dari banjir ini," tutup Ferdinan. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved