Target Vaksinasi Pertama di Sintang Selesai Pada Minggu Kedua Februari

Sinto mengingatkan, vaksin virus corona tidak serta merta menimbulkan imunitas atau kekebalan usai disuntik pertama kalinya

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Bupati Sintang, Jarot Winarno menyuntik vaksin wakil Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward saat pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sintang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, menargetkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang diperioritaskan untuk tenaga kesehatan selesai pada minggu kedua bulan Februari 2021.

Hingga saat ini, vaksinasi terhadap tenaga kesehatan masih berlangsung di setiap Puskemas yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sintang.

“Sejak kemarin, distribusi vaksin ke kecamatan sudah dimulai. Kita targetkan vaksinasi tahap pertama selesai pada minggu kedua bulan Februari,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh.

Pada tahap pertama Kabupaten Sintang, mendapatkan alokasi 4.760 vial vaksin jenis Sinovac dari Dinkes Provinsi Kalbar. Vaksin tersebut diberikan kepada 2.370 tenaga kesehatan yang terverifikasi di Kemenkes RI.

“Alokasi 4.760 vial vaksin itu, sudah sampai suntikan dosis kedua,” ujar Sinto.

Kadiskes Sintang Ingatkan Kekebalan Tubuh Maksimal Setelah Disuntik Vaksin Dosis Kedua

Sinto mengingatkan, vaksin virus corona tidak serta merta menimbulkan imunitas atau kekebalan usai disuntik pertama kalinya.

Masih dibutuhkan penyuntikan dosis kedua, untuk bisa menghasilkan kekebalan optimal.

“Kami ingatkan (setelah divaksin) tidak langsung terbentuk kekebalan tubuh. Harus sampai mendapatkan dosis kedua, setelah itu biasanya 14 sampai 20 hari baru timbul antibody maksimal. Setelah dosis pertama jangan menganggap karena sudah divaksin lalu kebal terhadap covid, tidak. Tetap gunakan masker, menjaga jarak protkol keehatan harus tetap dipatuhi,” jelas Sinto.

Sinto mengimbau masyarakat tidak takut divaksin.

“Masyarakat jangan takut untuk divaksin kalau sudah dapat jatahhnya. Jatah pertama Nakes, kedua ASN, TNI-Polri setelah itu masyarakat umum. Aman, kok,” jelasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved