Breaking News:

Virus Nipah Dikhawatirkan Jadi Pandemi Baru di Asia, Perhatian 9 Gejala yang Bisa Diamati

Virus yang bisa menular dari hewan ke manusia ini dikhawatirkan bisa menimbulkan pandemi baru, khususnya di wilayah Asia

YouTube/Daily Mail
Ilustrasi - Seekor ular piton besar terekam kamera video tengah menelan seekor kelelawar besar yang tengah tidur bergantung di sebuah pohon. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Virus Nipah atau NiV merupakan salah satu virus yang banyak ditemukan di kawasan Asia dan memiliki inang berupa kelelawar buah.

Virus yang bisa menular dari hewan ke manusia ini dikhawatirkan bisa menimbulkan pandemi baru, khususnya di wilayah Asia. 

Mengutip CNN, 6 Januari 2021, tingkat kematian yang disebabkan oleh virus ini bisa mencapai angka 40-75 persen, tergantung di mana wabah terjadi dan seperti apa penanganannya.

Meski demikian, banyak juga yang berhasil sembuh dan pulih dari infeksi NiV.

Ancaman Baru Virus Nipah asal Malaysia Tingkat Kematian Capai 75%, Kemenkes: Indonesia Harus Waspada

Beberapa kasus yang sebelumnya sudah dinyatakan sembuh, dilaporkan kembali terjangkit.

Masa inkubasi virus di dalam tubuh bisa berlangsung selama 45 hari, meski dalam rentang waktu tertentu gejala-gejala bisa bermunculan.

Hingga saat ini, belum ada obat atau vaksin spesifik yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi virus nipah.

Apa saja gejala yang timbul apabila kita terinfeksi virus nipah?

9 gejala terinfeksi virus nipah

Berdasarkan informasi yang dimuat laman CDC dan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sejumlah gejala yang bisa muncul pada penderita infeksi NiV.

Olahraga Rutin Cara Kodim 1202/Singkawang Tangkal Virus Covid-19

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved