BATAS Shalat Subuh Jam Berapa Sebenarnya? Simak Juga Penjelasan Ustaz Abdul Somad UAS
pancaran cahaya yang menjulang seperti ekor serigala dan setelah itu masih terlihat gelap, ini yang disebut fajar kadzib (fajar pertama).
(5) waktu haram, yaitu di luar waktunya.
(6) waktu dhoruroh bagi orang yang udzur. (Lihat Al Iqna’, 1: 201)
Shalat Shubuh ini disunnahkan dilakukan di awal waktu. Di antara dalilnya adalah perkataan ‘Aisyah,
كُنَّ نِسَاءُ الْمُؤْمِنَاتِ يَشْهَدْنَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – صَلاَةَ الْفَجْرِ مُتَلَفِّعَاتٍ بِمُرُوطِهِنَّ ، ثُمَّ يَنْقَلِبْنَ إِلَى بُيُوتِهِنَّ حِينَ يَقْضِينَ الصَّلاَةَ ، لاَ يَعْرِفُهُنَّ أَحَدٌ مِنَ الْغَلَسِ
“Para wanita mukminah dahulu pernah menghadiri shalat Shubuh berjama’ah di belakang Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dengan mengerudungi kepala dengan kain. Kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing ketika shalat telah selesai. Mereka tidak dikenali seorang pun karena keadaan masih gelap (pagi buta).” (HR. Bukhari no. 578).
Hal di atas dikuatkan lagi dengan hadits berikut,
عَنْ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ – رضى الله عنه – قَالَ تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلاَةِ. قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا قَالَ خَمْسِينَ آيَةً
Artinya: Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata,:
“Kami pernah bersahur bersama Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- kemudian kami berdiri untuk menegakkan shalat.” Aku (Anas) bertanya pada Zaid, “Berapa lama waktu antara makan sahur dan waktu shalat akan ditegakkan?” Zaid menjawab, “
Sekitar (membaca) 50 ayat.” (HR. Muslim no. 1097)
Penjelasan selengkapnya mengenai batas shalat subuh jam berapa di laman Rumaysho ini dapat dilihat di link berikut ini (klik link ini)
Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Pertanyaan serupa juga pernah diajukan kepada dai kondang Tanah Air, Ustaz Abdul Somad.
Terutama terkait dengan orang yang terbangun sementara waktu sholat subuh telah meninggi.
Seperti pada pukul 6 pagi misalnya.