BATAS Sholat Tahajud Jam Berapa ? Lihat Penjelasannya | Doa Setelah Sholat Hajat Latin dan Arab
Beberapa penjelasan mengenai batas sholat Tahajud jam berapa tersebut dapat dilihat dari beberapa hadist Rasulullah SAW.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sholat malam alias Qiyamul Lail yang mana di dalamnya ada sholat Tahajud dan Witir yang menjadi bagiannya, merupakan satu di antara amalan sunnah yang amat dianjurkan dikerjakan oleh seorang Muslim.
Di mana ada banyak keutamaan sholat Tahajud dan witir bagi orang yang mengamalkannya.
Penjelasan lengkap mengenai keutamaan sholat Tahajud dan witir bagi orang yang mengamalkannya tersebut akan kami hadirkan di bagian akhir artikel ini.
Sholat malam atau Qiyamul Lail dikerjakan pada malam hari setelah waktu isya.
Dengan dianjurkan dilaksanakan setelah tidur terlebih dahulu, dan di waktu sepertiga malam sebagai waktu utamanya.
Baca juga: DOA Setelah Sholat Tahajud Latin dan Bacaan Nya Lengkap, Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir
Namun, bagaimana bila kemudian terbangun saat sudah masuk atau jelang waktu sholat subuh.
Termasuk waktu subuh hari ini edisi hari ini Minggu 23 Januari 2021?
Lantas, sebenarnya batas sholat Tahajud jam berapa ?
Terkait hal tersebut, dalam sebuah artikel disadur dari laman Almanhaj menjawab pertanyaan seputar batas sholat Tahajud jam berapa tersebut.
Dijelaskan bahwa yang menjadi rentang waktu pelaksanaan sholat Tahajud yakni dari awal waktu malam setelah Sholat Isya.
Dan akhir waktunya adalah setelah terbit fajar.
Beberapa penjelasan mengenai batas sholat Tahajud jam berapa tersebut dapat dilihat dari beberapa hadist Rasulullah SAW.
Baca juga: DOA Sesudah Sholat Tahajud dan Dzikirnya Lengkap, Doa Tahajud Beserta Artinya | Sebab Doa Dikabulkan
Satu di antaranya adalah hadist dari Aisyah Ummul Mukminin Radhiyallahu ‘anha, yang bercerita:
"Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat sebelas rakaat pada waktu antara selesai shalat Isya.
Yaitu, suatu waktu yang oleh orang-orang disebut sebagai atamah- sampai Shubuh sebanyak sebelas rakaat, dengan salam setiap dua raka’at dan mengerjakan shalat witir satu raka’at.