Disiplin Protokol Kesehatan di Ruang Terbuka Hijau Harus Diperhatikan

tujuan dari seminar ini adalah untuk menganalisis kawasan RTH di Kota Pontianak dalam menghadapi era kenormalan baru dari berbagai aspek aturan

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/FILE
Mahasiswa Angkatan ke-7 Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Tanjungpura (Untan) pada Jumat sore 15 Januari 2021 menggelar kegiatan Seminar Kuliah Kerja Interdisiplin (KKI) secara daring via Google Meet, dengan bertemakan 'Kesiapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dalam Menghadapi Kenormalan Baru di Kota Pontianak'. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa Angkatan ke-7 Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar kegiatan Seminar Kuliah Kerja Interdisiplin (KKI).

Kegiatan ini via Google Meet, dengan bertemakan 'Kesiapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dalam Menghadapi Kenormalan Baru di Kota Pontianak' pada Jumat 15 Januari 2021.

Baca juga: HASIL Final Thailand Open 2021 Badminton - Terima Hasil Pahit, Praveen/Melati Blak-blakkan

Kegiatan seminar ini turut dihadiri oleh beberapa Stakeholder, seperti perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Dinas PUPR Kota Pontianak, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Untan, Prof. Dr. Gusti Zakaria Anshari, MES membuka seminar dengan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program dari Mata Kuliah KKI, yang dilakukan bersama-sama oleh mahasiswa secara kolaborasi.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 55 56 57 58 60 62 63 64 Subtema 1 Pembelajaran 6 Pengalamanku

Dengan hanya menyampaikan hasil pengamatan sesaat (reportase) menggunakan data yang sangat terbatas.

"Mengingat pandemi saat ini masih belum reda, bukan hanya di Indonesia saja, namun juga di seluruh dunia," ujarnya dalam press rilis, Sabtu 16 Januari 2021.

Mengawali pemaparan, Ketua KKI, Wahyu Ramadhan menjelaskan bahwa seminar kali ini menyampaikan terkait hasil pengamatan sesaat (reportase) terkait Kesiapan RTH dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Baca juga: Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Online via Aplikasi JKN Mobile Google Playstore & Apple App Store

Lokasi yang menjadi fokus pengamatan di antaranya Taman Alun-Alun Kapuas, Taman Untan dan Taman Digulis.

"Seperti kita ketahui, kasus pertama Covid-19 berawal dari Wuhan, pada Desember 2019 lalu. Dan penularannya mulai masuk ke Indonesia sekitar bulan Maret 2020, di daerah Depok, Jawa Barat," terangnya.

Baca juga: HASIL Final Thailand Open Badminton 2021 - Greysia/Apriyani Juara Balas Kekalahan Praveen/Melati

Ia juga memaparkan bahwa tujuan dari seminar ini adalah untuk menganalisis kawasan RTH di Kota Pontianak dalam menghadapi era kenormalan baru dari berbagai aspek aturan, fasilitas dan ketaatan pengunjung RTH.

"Karena RTH juga berpotensi terhadap Penularan Covid-19," sebutnya.

Wahyu menyampaikan, dari 140 responden yang dipilih secara acak (random), masih ditemukan beberapa responden yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak (kurang lebih 1,5 meter).

Baca juga: JAWABAN Soal Tema 6 Kelas 6 Halaman 72 73 74 75 Buku Tematik SD MI : Menuju Masyarakat Sejahtera

Responden dari pengamatan ini, lanjutnya, terdiri dari kategori Remaja (12-25 tahun), Dewasa (26-45 tahun), Lansia (46-65 tahun) dan Manula (65 tahun ke atas). Kategori ini mengacu pada Departemen Kesehatan RI Tahun 2009.

Pada kesempatan ini, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Hikmah Dyah Permata Sari mengapresiasi atas diselenggarakannya seminar ini.

"Protokol Kesehatan (Prokes), terkait 3M, sudah menjadi satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Ruang Terbuka memang sulit untuk mengatur sepenuhnya, terutama dalam hal menjaga jarak terkait mencuci tangan," ungkapnya.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 68 69 70 71 72 73 74 Tematik Subtema 2 Pengalamanku di Sekolah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved