Breaking News:

Petugas Kebersihan Singkawang Keluhkan Oknum Masyarakat Langgar Aturan Waktu Pembuangan Sampah

Kepala UPT Pengelolaan Persampahan, Rustam Efendi mengimbau kepada masyarakat Kota Singkawang untuk membuang sampah di tempat dan waktu yang telah dit

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Petugas Kebersihan Kota Singkawang diresahkan dengan tumpukan sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dengan melanggar aturan waktu pembuangan.

Bahkan, tumpukan sampah yang tidak sesuai ketentuan waktu pembuangan ini, hingga berserakan dibadan jalan membuat petugas kebersihan kesulitan dalam mengangkut sampah dan mengganggu pengendara yang hendak melintas.

Kepala UPT Pengelolaan Persampahan, Rustam Efendi mengimbau kepada masyarakat Kota Singkawang untuk membuang sampah di tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Baca juga: Dewan Singkawang Dukung Satpol PP Tertibakan Peminta Sumbangan

"Waktu pembuangan sampah mulai dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Jangan ada lagi yang membuang sampah diatas jam 06.00 WIB," Pinta Rustam kepada masyarakat, Jumat 15 Januari 2021.

Sementara itu, salah seorang petugas kebersihan, Ridwan mengungkapkan, saat ini di Singkawang sedang musim buah durian, yang mana volume sampah kebanyakan berasal dari kulit durian.

"Kebanyakan sampah di tiap TPS adalah sampah kulit durian. Karena memang sudah musimnya," katanya.

Tumpukan sampah yang begitu banyak, Ridwan katakan bahka hampir menutupi sebagian besar badan jalan Antasari.

Baca juga: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Masuk 10 Nominator Penghargaan Kebudayaan PWI

Sehingga dia bersama rekan-rekan petugas kebersihan harus lebih awal mengangkut sampah agar tidak mengganggu pengguna jalan.

"Kebersihan kota itu penting. Kalau buang sampah sembarangan, Kota Singkawang jadi kotor dan gampang banjir. Apalagi momen imlek tinggal menghitung hari," ungkapnya.

Dia menuturkan bahwa kesadaran masyarakat kota Singkawang untuk membuang sampah pada tempatnya sudah cukup baik.

"Saya berharap agar pola pikir seperti ini terus dipertahankan," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved