Akibat Banjir, Akses Warga Subah Terputus, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Diungkapkan dia, banjir itu diperkirakan setinggi 1 meter, sehingga banyak kendaran dari dan menuju Subah tidak bisa melintas.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Setelah diguyur hujan selama satu hari satu malam, sejumlah desa di Kabupaten Sambas Terendam Banjir, Kamis 14 Januari 2021.
Di Kecamatan Subah beberapa Desa kembali di genangi banjir. Fauzi (26) warga Subah saat dihubungi membenarkan hal tersebut. Kata dia, saat ini memang terjadi banjir di di pasar Desa Balai Gemuruh.
"Benar, di Balai gemuruh sekarang masih belum bisa lewat," ujarnya.
Diungkapkan dia, banjir itu diperkirakan setinggi 1 meter, sehingga banyak kendaran dari dan menuju Subah tidak bisa melintas.
Baca juga: Banjir Landa Kecamatan Entikong, Ini Imbauan Kepala BPBD Sanggau
"Putus, belum bisa lewat. Karena tinggi airnya sampai satu meter, jadi dipaksakan pun membahayakan masyarakat itu sendiri," ungkapnya.

Dijelaskan dia, sejak kemarin pagi di Subah memang di guyur oleh hujan dengan intensitas sedang. Namun demikian, hujan Itu tidak berhenti-henti sampai dengan malam bahkan siang hari.
"Ini karena sungai meluap, memang hujan sudah semalaman jadi wajar kalau banjir. Ini bukan yang pertama, di tahun lalu juga sama kalau sudah hujan semalaman kemungkinan banjir," tutupnya. (*)