Kerap Picu Inflasi, Bank Indonesia Kembangkan Demplot dan Penangkaran Bawang Merah di Bengkayang

untuk menjaga keberlanjutan program budidaya bawang merah, petani mesti berkomitmen kurang lebih 50% hasil panennya akan ditangkar kembali

Editor: Nina Soraya
DOK/BI
Analis Bank Indonesia Kalbar Miftahul Huda (lima dari kiri) melakukan panen raya demplot bawang merah di Desa Bengkilu Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang, Kamis 7 Januari 2021. Panen Raya Demplot Bawang Merah ini bagian dari keberhasilan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) tahun 2020. 

Namun juga memfasilitasi sosialisasi, pelatihan demplot maupun penangkaran, bekerjasama dengan BPTP Provinsi Kalbar.

"Sehingga soft skill atau kemampuan teknis kelompok tani pun dapat meningkat," urainya lebih lanjut.

Baca juga: BONGKAR❗ Kode Redeem Free Fire Terbaru 2021 Hari Ini - Kode Redeem FF Terbaru 2021 Resmi Garena

“Harapannya, masyarakat Kalbar dapat mengonsumsi hasil bawang merah lokal yang mampu bersaing di pasar, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain," katanya.

Tapi, untuk menjaga keberlanjutan program budidaya bawang merah, petani mesti berkomitmen kurang lebih 50% hasil panennya akan ditangkar kembali untuk menjadi benih bibit di setiap masa tanam berikutnya,” sampainya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved