Belajar Tatap Muka di Singkawang Batal, Nadjib: Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan Peserta Didik
Pembelajaran tatap muka 4 Januari 2021 belum dapat dilaksanakan karena mengedepankan keselamatan siswa dan guru
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di Kota Singkawang terpaksa dibatalkan, setelah sebelumnya sempat direncanakan akan di gelar pada awal bulan Januari 2021.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, H.M Nadjib mengatakan pembatalan tersebut berdasarkan berberapa aspek yang pihaknya telah pertimbangkan.
Salah satunya faktor kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas dan tidak bisa di tawar-tawar.
“Pembelajaran tatap muka 4 Januari 2021 belum dapat dilaksanakan. Hal ini mengingat beberapa faktor, antara lain mengedepankan keselamatan siswa dan guru,” kata Nadjib kepada wartawan, Rabu 6 Januari 2021.
Baca juga: Bupati Kapuas Hulu Harap Sertifikat Tanah Digunakan untuk Menunjang Perekonomian
Sebelumnya, pada 8 Desember 2020 lalu, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang telah menggelar rapat pertemuan membahas rencana pembelajaran tatap muka di sekolah.
Hasilnya, pembalajaran tatap muka bisa dilaksanakan jika Kota Singkawang sudah di zona kuning.
"Sementara sampai saat ini kota Singkawang masih di zona oranye," kata Nadjib.
Hal ini, dikatakan Nadjib dalam rangka menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 serta melihat kondisi di Singkawang saat ini. (*)