Breaking News:

Pertimbangkan Surat Edaran Gubernur Kalbar, Sintang Tunda Sekolah Tatap Muka

Menurur Jarot, Pemkab Sintang, banyak mendengar masukan dari orangtua siswa, pakar pendidikan, untuk menunda pembelajaran tatap muka.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, Jarot Winarno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Rencana sekolah tatap muka di sekolah di Kabupaten Sintang, nampaknya harus ditunda. Terlebih Gubernur Kalbar, Sutarmidji juga telah memutuskan untuk menunda sementara melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan belum lama ini.

"Belajar tatap muka di sekolah, sudah rapat di provinsi seluruh daerah di kalbar masih dilarang, karena situasi kita masih zona orange," kata Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Menurur Jarot, Pemkab Sintang, banyak mendengar masukan dari orangtua siswa, pakar pendidikan, untuk menunda pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Masih Ada 13 Desa di Kecamatan Tempunak Belum Teraliri Listrik

"Kalau sudah zona kuning apalagi hijau, kita maunya tetap kita mulai. Tapi masukan dari pakar pendidikan, satgas covid, pengajar dan siswa, banyak yang minta ditunda," ungkap Jarot.

Jarot menyebut, meski saat ini di Kabupaten Sintang kasus corona terkendali, namun Pemkab Sintang, mengikuti surat edaran gubernur terkait penundaan sekolah tatap muka.

"Sintang kasus aktif terkontrol, tapi kota kabupaten lain kita belum tau. Mereka juga putuskan masih ditunda, ya kita ikut. Nanti kalau kita buka dibilang melawan Pak gubernur pula, kan! kita sama lah, kita tunda dulu," kata Jarot. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved