Jadi yang Pertama Terima Vaksin Sinovac di Kalbar, Wali Kota Pontianak Pastikan Sudah Siap
Dimana Kota Pontianak, dikatakakannya akan menjadi daerah pertama di Kalimantan Barat (Kalbar) yang akan menerima vaksin Covid-19.
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 10 ribu vial Vaksin Sinovac tahap pertama dari Pemerintah Pusat sudah tiba di Kalimantan Barat menggunakan Pesawat Lion Air yang mendarat di Bandara Supadio Pontianak pada, Selasa 5 Januari 2021.
Dengan tibanya vial Vaksin Sinovac di Kalbar ini, tentu 14 Kabupaten/Kota di Kalbar harus siap dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya.
Terkhusus di Kota Pontianak, yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Barat.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, terkait kesiapan Pemerintah Kota Pontianak, pihaknya sudah memastikan siap.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pamit Ambil Rapot Elfrida Siswi SMA 2 Sungai Raya Dinyatakan Hilang Sejak 4 Januari
Namun, untuk teknis pelaksanaannya, Edi mengatakan, masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Dimana Kota Pontianak, dikatakakannya akan menjadi daerah pertama di Kalimantan Barat (Kalbar) yang akan menerima vaksin Covid-19.

Edi Rusdi Kamtono menerangkan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan diantaranya mempersiapkan freezer atau ruang penyimpanan vaksin di Gudang Farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
"Persiapan kita menyiapkan freezer atau ruang penyimpanan vaksin sudah siap, di gudang Formasi. Selanjutnya tinggal dilakukan persiapan pemaksinan," ujarnya kepada wartawan, Selasa 5 Januari 2021.
Edi mengatakan untuk perdana, vaksin Sinovac akan disuntikkan secara simbolis pada 14 Januari 2021 mendatang di Pontianak.
Kemudian, Edi menambahkan, penerima vaksin yang menjadi prioritas adalah tenaga kesehatan (nakes). Terkait efektivitas vaksin, Edi berharap agar masyarakat mempercayakan kepada pemerintah.
Edi menilai, tentu pemerintah pusat dalam hal ini sudah memperhitungkan efektivitas vaksin tersebut.
Untuk itu, dengan adanya vaksin ini, nantinya bisa menekan angka penyeberan covid-19.
"Kita berharap dengan proses vaksinasi tersebut, kasus Covid-19 bisa ditekan penyebarannya," ucap Edi Rusdi Kamtono.
Hingga kini pun, Edi mengungkapkan, terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak sudah mulai menurun, baik tingkat ketertularan maupun yang dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Sebanyak 10 Ribu Vial Vaksin Sinovac Tahap Pertama Sudah Tiba di Kalbar
"Jumlah yang terkonfirmasi positif tidak sebanyak pada saat zona merah yang sempat terjadi di Pontianak beberapa waktu lalu," ungkapnya.