Kasus Gisel Terkini Video Syur 19 Detik - Gisella Anastasia: Terus Sekarang Sudah Selesai Yah !
Diketahui, nama Gisel kembali terseret dalam kasus penyebaran video syur lantaran pemeran wanita dalam video itu diduga mirip dirinya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Artis Gisella Anastasia atau Gisel memenuhi panggilan penyidik di Polda Metro Jaya, Rabu 23 Desember 2020, sebagai saksi kasus penyebaran video syur mirip dirinya.
Sekitar pukul 10.50 WIB, Gisel tiba di Polda Metro Jaya didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, dan langsung masuk ke dalam ruang penyidik.
Setelah kurang lebih empat jam menjalani pemeriksaan, Gisel keluar dan memberikan keterangan.
"Terima kasih, mohon maaf lama. Sudah selesai hari ini, sudah ditanya-tanyain, kita jawab sebisa kita seperti biasanya. Terus sekarang sudah selesai yah," kata Gisel, Rabu 23 Desember 2020.
Namun, ibunda Gempi itu tak memberikan banyak komentar terkait pemeriksaannya.
"Semuanya baik, dibantu dengan baik juga semua prosesnya, terima kasih," lanjut Gisel.
Baca juga: Gisel Buka Suara Setelah Hampir Lima Jam Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya
Diketahui, nama Gisel kembali terseret dalam kasus penyebaran video syur lantaran pemeran wanita dalam video itu diduga mirip dirinya.
Ada dua tersangka yang diduga menyebarkan video syur berdurasi 19 detik tersebut.
Aparat kepolisian sejauh ini masih memproses kasus penyebaran video mirip artis Gisella Anatasia atau Gisel.
Dari proses yang dilakukan, aparat kepolisian akhirnya menetapkan dua orang yang diduga sebagai penyebar video syur itu di Twitter.
Siapa Penyebar?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, terduga pelaku penyebar, MN dan PP sudah mengungkapkan sumber video yang mereka sebar.
Melalui pemeriksaan, aparat kepolisian juga mendapat keterangan mengenai motif dibalik penyebaran video itu.
Yusri menjelaskan, berdasarkan keterangan tersangka, sumber video itu didapat dari satu akun media sosial.
"Awalnya adalah dia memang mendapatkan dari salah satu akun media sosial. Kemudian dia share secara masif. Untuk apa? Untuk menaikkan follower mereka," ujar Yusri.