Breaking News:

Jajaran Polres dan Dinkes Sintang Semprot Disinfektan Sejumlah Gereja Jelang Natal

Selain Polres Sintang dan Dinas Kesehatan, ada juga 14 Polsek Jajaran yang juga ikut melakukan penyemprotan di gereja-gereja tersebut.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim Satgas Covid-19 Polres Sintang berkerjasama dengan Dinas Kesehatan melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Tim Satgas Covid-19 Polres Sintang berkerjasama dengan Dinas Kesehatan melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Upaya yang dilakukan antara lain melakukan penyemprotan cairan Disinfektan pada gereja-gereja yang akan digunakan oleh umat Nasrani nantinya untuk beribadah pada Perayaan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember mendatang.

Selain Polres Sintang dan Dinas Kesehatan, ada juga 14 Polsek Jajaran yang juga ikut melakukan penyemprotan di gereja-gereja tersebut.

Seperti yang diketahui bahwa Kabupaten Sintang sendiri telah memasuki zona orange dimana pengekan Protokol Kesehatan semakin diperketat. Apalagi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru ini dimana Kepolisian bersama dengan Dinas Kesehatan terus melakukan upaya-upaya dalam menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: 2 Sopir Bus Terindikasi Gunakan Narkoba Saat Pemeriksaan Oleh Tim Gabungan di Singkawang

“Kita kerjasama dengan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan yang mana akan kita usahakan di setiap gereja yang akan dipakai umat Nasrani untuk Beribadah, selain itu 14 Polsek jajaran juga melakukan hal yang sama,” kata Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak, Rabu, 23 Desember 2020.

Kapolres menegaskan kepada para pengurus gereja untuk mematuhi protokol Kesehatan sesuai dengan aturan yang ada, seperti pembatasan jumlah peserta yang mana gereja hanya boleh di isi 20 persen, sedangkan para tamu hadirin yang lain bisa melaksanakan ibadah secara virtual ataupun daring.

Hal ini juga merupakan salah satu langkah yang diambil Kepolisian bersama Dinas Kesehatan Sintang dalam menangani penyebaran Covid-19.

“Kami bersama dengan Dinas Kesehatan sudah sepakat bahwa saat ibadah nanti gereja hanya boleh diisi 20 persen saja, sisanya bisa lewat virtual ataupun daring sehingga kita dapat meminimalisir penyebaran Covid-19," jelas Kapolres.

Pada gereja-gereja tersebut juga nantinya akan diperketat oleh Pihak Kepolisian yang mana bertugas selain mengamankan juga menegakan Protokol Kesehatan kepada peserta yang hadir.

“Kita harapkan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Sintang ini aman-aman saja dan juga tidak timbul klaster-klaster baru jadi masyarakat kita mohon kerjasamanya untuk mematuhi Protokol Kesehatan," harapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved