Breaking News

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bahasan Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga Sembako 

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan bahwa hingga saat ini untuk penyediaan bahan pokok tidak ada kendala.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
zoom-inlihat foto Jelang Natal dan Tahun Baru, Bahasan Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga Sembako 
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang Natal dan tahun baru Masehi, Pemerintah Kota Pontianak terus memastikan bahwa tidak akan ada lonjakan harga sembako yang signifikan.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan bahwa hingga saat ini untuk penyediaan bahan pokok tidak ada kendala.

"Semuanya tidak ada persoalan terhadap komoditas pangan untuk menghadapi natal dan tahun baru terutama di Desember puncaknya," ucap Bahasan usai Pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak Melalu Video Conference di Ruang Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak, Senin 14 Desember 2020.

Dari pantauan Pemkot Pontianak pada beberapa waktu yang lalu di beberapa pasar tradisional di Kota Pontianak, dikatakan Bahasan yang mengalami kenaikan harga hanya saja telur dan sayur-sayuran.

Baca juga: FOTO: Pasang Hiasan Pohon Natal di depan Gereja HKBP Pontianak

"Sayur-sayuran naik, karena cuaca terjadi banjir sehingga di daerah perlu pasokan dan dari pontianak hingga dipasok ke daerah," ujarnya.

Tidak hanya, itu dipastikannya bahwa penyediaan bahan pokok yang dari luar Kota juga berjalan dengan lancar

"Bahkan penjelasan dari pertamina gas LPG ada penambahan luar biasa hingga 31.000 tabung, penambahan yang memang sebelumnya tidak ada penambahan seperti itu. Stok berlebih lah untuk menghadapi dan mengantisipasi jelang natal dan tahun baru," ungkapnya.

Penyediaan ini dipastikan hingga Januari 2021 mendatang. 

Maka dengan itu, Ia meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir.

"Enggak ada kenaikan yang signifikan, baik daging maupun lainnya. Untuk mengantisipasi rutinitas biasanya kita akan operasi pasar untuk mengendalikan dan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved