Breaking News:

SMA St.Paulus Nyarumkop Singkawang Zoom Meeting Bersama Orangtua Peserta Didik

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA St.Paulus Nyarumkop, Lukas Sidarto menerangkan proses pembelajaran selama pandemi Covid

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pelaksanaan Zoom Meet bersama orangtua peserta didik di SMA St.Paulus Nyarumkop Singkawang. 

Citizen reporter Oyent Andreas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Jelang akhir semester 1, di tahun akademik 2020/2021, sejumlah kepala sekolah, tenaga pendidik, komite sekolah bersama orangtua peserta didik mengikuti zoom meet dengan agenda penilaian akhir semester dan rencana pembukaan tatap muka pada semester 2 tahun 2021 mendatang.

Dalam zoom meet tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA St.Paulus Nyarumkop, Lukas Sidarto menerangkan proses pembelajaran selama pandemi Covid dengan segala bentuk permasalahan baik oleh pihak sekolah, peserta didik, serta orangtua untuk dijadikan bahan evaluasi bersama. 

Lukas melanjutkan, proses pembelajaran selama semester 1 dengan menggunakan sistem blok terjadwal yang dapat diakses oleh para peserta didik baik secara virtual maupun nonvirtual. 

Baca juga: Dua Hari Sebelum Meninggal, Gadis Cilik di Singkawang Dipukul Ibu Tiri Pakai Hanger dan Handphone

Namun, kata Lukas, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) juga ditemukan kendala-kendala teknis seperti kesulitan mengakses internet di beberapa wilayah tertentu peserta didik.

Sementara itu Benyamin selaku Ketua Komite Sekolah Santo Paulus Nyarumkop dalam zoom meet ini meminta orang tua peserta didik berperan aktif mengawasi, membimbing anak-anaknya selama PJJ sehingga pihak sekolah dan peserta didik bisa memaksimal waktu selama pembelajaran.

Disinggung prihal rencana pembukaan pembelajaran tatap muka pada semester 2 bagi kelas XII, Benyamin berharap pihak sekolah memfasilitasi syarat dan kreteria protokol kesehatan yang berelasi dengan pihak-pihak terkait.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala Sekolah St.Paulus Nyarumkop Anuria Agnes Saragih menggarisbawahi, dinamika pembelajaran selama pembelajaran jarak jauh, tidak terlepas dari peranan dan partisipasi orangtua dalam mendampingi putra-putrinya menyelesaikan proses pembelajaran.

 "Orangtua adalah agen mediator sekolah," ujarnya. 

Menyinggung kesiapan menyambut semester 2 secara khusus dan bertahap bagi kelas XII, Anuaria Agnes Saragih akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait tentang rencana pembelajaran tatap muka dengan skenario protokol kesehatan dan tentunya izin serta persetujuan dari pemerintah. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved