Virus Corona Masuk Kalbar

Pemuda 19 Tahun Asal Sanggau Meninggal Dunia Dinyatakan Positif Covid-19 Gejala Demam dan Sesak

“Pasien tersebut meninggal dunia 4 Desember 2020,” ucap Harisson saat memberikan keterangan Minggu 6 Desember 2020.

Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson saat diwawancara wartawan, Selasa (28/7/2020).    

“Dari 134 pengunjung yang dirapid test, ada 8 orang reaktif dan langsung dilakukan swab dengan hasil 5 orang positif. Sedangkan sisanya 2 orang negatif dan 1 sampel dirunning ulang karena hasil diragukan,” ujar Harisson, Kamis 3 Desember 2020.

Ia mengatakan bahwa dari 5 orang yang positif terdapat viral loadnya mencapai 378 atau nilai CT sekitar 28-33.

“Dari 5 orang ini satu orang KTP Sanggau sementara 4 orang lainnya KTP Kota Pontianak terkait isolasi diserahkan kepada Diskes Kota Pontianak,” ujarnya.

Harisson mengatakan bahwa saat ini untuk pemeriksaan Sampel Swab di Laboratorium Untan dan Labkesda bisa lebih cepat hanya 2 hari saja sudah selesai.

“Seperti sampel yang kita ambil di Cafe Jalan Reformasi pada malam hari dan besok malam sudah ada hasil,” ujarnya.

Ia mengatakan razia akan terus dilakukan di cafe maupun wakrop dengan harapan para pemilik cafe benar - benar menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Hal yang utama adalah penyiapan tempat cuci tangan, kursi meja tidak berdekatan dan mengontrol pengunjung cafe, memakai masker dan jaga jarak,” ujarnya.

Sementara sebelumnya pada razia 30 November 2020 di salah datu Warkop di Jalan Reformasi ada 13 orang yang reaktif dengan hasil 7 orang positif. Dimana 2 orang warga Kota Pontianak dan sisanya warga Kubu Raya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved