Alami Kenaikan, Harga Daging Ayam Broiler Diprediksi Pulih Mulai Januari 2021
Ludi menerangkan, kenaikan harga tersebut memang biasa terjadi setiap menjelang hari raya keagamaan, tidak hanya Natal dan Tahun Baru seperti sekarang
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Harga daging ayam broiler diperkirakan kembali pulih mulai Januari 2021.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kayong Utara, Ludi Nurmala saat memberi penjelasan soal kenaikan harga komoditas tersebut akhir-akhir ini.
Ludi menerangkan, kenaikan harga tersebut memang biasa terjadi setiap menjelang hari raya keagamaan, tidak hanya Natal dan Tahun Baru seperti sekarang.
Penyebabnya, karena adanya kenaikan permintaan dibanding hari biasanya.
Baca juga: Diskominfo Kayong Utara Gelar Seminar Online Program Pemulihan Ekonomi Nasional Bagi UMKM
"Nanti bibit ini murah, turun ya, otomatis nanti imbasnya ke harga daging, seperti itu," kata Ludi.
Sementara mengenai harga telur ayam, Ludi mengaku sulit memprediksi apakah harganya bakal kembali turun setelah Natal dan Tahun Baru.
Pasalnya, pasokan telur ayam di Kayong Utara masih bergantung dengan daerah lain.
Hal ini membuat harganya cenderung fluktuatif, terkadang mengalami kenaikan, terkadang pula turun.
"Ya kita memang enggak ada kemampuan untuk bisa memenuhi (kebutuhan) telur di dalam Kayong Utara ini. Hampir 99 persen dari luar semua," ungkap Ludi. (*)