Alasan Ahok Ingin Tutup Sejumlah Kilang Milik Pertamina, Ada Rencana Besar di Belakangnya

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan rencana penutupan sejumlah kilang.

YouTube KOMPASTV
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan rencana penutupan sejumlah kilang.

Ahok punya alasan sehingga PT Pertamina berencana menutup sejumlah kilang tersebut.

Ia mengungkapkan, alasan kilang yang akan ditutup itu karena dinilai tidak efisien.

Namun, ia juga mengungkapkan rencana besar yang melatarbekalangi penutupan tersebut.

Baca juga: Fakta Ahok Usul Kementerian BUMN Dibubarkan dan Emosi Ahok Soal Hutang Pertamina

Baca juga: BENSIN Tak Lagi Dijual 1 Januari 2021, Berikut Penjelasan PT Pertamina

Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut mengungkapkan bahwa rencana penutupan itu akan dibarengi upaya mendorong integrasi kilang minyak dengan produk petrokimia.

Ahok mengungkapkan, saat ini tercatat ada enam kilang yang dioperasikan Pertamina.

"Mungkin beberapa akan ditutup karena sangat tidak efisien. Oleh karenanya butuh yang baru sebagai kilang terintegrasi," kata Ahok dalam 2020 International Convention On Indonesian Upstream Oil & Gas yang diselenggarakan virtual, Rabu 2 Desember 2020 kemarin.

Ahok menambahkan, dua lokasi yang kini diproyeksikan akan dikembangkan sebagai kilang terintegrasi petrokimia.

Kedua kilang tersebut, yakni Kilang Tuban dan Kilang Balongan.

Ahok menjelaskan, dalam mendorong integrasi ini, Pertamina juga membuka opsi untuk kerjasama dengan para calon investor.

Menurutnya, para investor dapat berinvestasi pada kompleks kilang petrokimia.

Baca juga: PT Pertamina Integrated Terminal Pontianak Bantu Pengrajin di Kampung Tenun Buat Inovasi Masker

Baca juga: Harga Gas LPG di Perbatasan Sintang Capai Rp 55 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina

Demi langkah tersebut, Ahok bahkan memastikan Pertamina siap untuk menjadi partner pemegang saham minoritas.

"Investor bisa bawa crude oil-nya ke Indonesia, menjadi supplier dan Pertamina jamin beli dengan harga pasar," kata Ahok.

Kendati demikian, Ahok belum mau merinci kilang mana saja yang berpotensi akan ditutup.

Sejauh ini, Pertamina memiliki rencana pengembangan kapasitas 4 kilang dan pembangunan satu kilang baru.

Dengan penambahan ini maka kapasitas pengolahan kilang akan meningkat menjadi sebesar 1,8 juta bph.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ahok bicara soal kilang Pertamina, apa katanya?

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved