Bupati Erlina Serahkan Insentif Pada 416 Penyuluh Agama Utama dan Madya

Bupati berpesan kepada para penyuluh agama untuk selalu memberikan kesejukan, pencerahan ilmu dan menjadi panutan di masyarakat. Karena mereka dinilai

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Mempawah, Erlina Menyerahkan secara simbolis, intesif kepada 416 penyuluh agama utama dan madya semester kedua tahun 2020 dari Pemerintah Kabupaten Mempawah, Selasa 1 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina Menyerahkan secara simbolis, insentif kepada 416 penyuluh agama utama dan madya semester kedua tahun 2020 dari Pemerintah Kabupaten Mempawah, Selasa 1 November 2020. Adapun nominal per semester masing-masing Rp.1,2 juta untuk penyuluh utama dan Rp.900 ribu untuk penyuluh madya.

"Terima kasih atas peran serta para penyuluh agama dalam mendukung program-program pemerintah daerah melalui bidang keagamaan kepada masyarakat. Hasilnya kerukunan antar umat beragama tetap terjaga dengan baik," ujar Bupati.

Bupati berpesan kepada para penyuluh agama untuk selalu memberikan kesejukan, pencerahan ilmu dan menjadi panutan di masyarakat. Karena mereka dinilai lebih mengetahui langsung karakteristik masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Saya yakin sumbangsih yang bapak dan ibu telah diberikan, masyarakat Kabupaten Mempawah akan meningkat, baik dari pengetahuan maupun aktivitas keagamaannya sehari-hari, sehingga terwujud masyarakat yang agamis, daerah yang harmonis dalam keberagaman," lanjut bupati.

Baca juga: Sat Sabhara Polres Mempawah Patroli Sampaikan Imbauan Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Mempawah menurutnya sangat mendukung program kegiatan yang dilaksanakan para penyuluh agama yang sudah berjalan selama ini. Ia juga bersyukur pada tahun 2020 ini pemerintah daerah dapat meningkatkan jumlah besaran insentif bagi penyuluh agama di Kabupaten Mempawah.

"Seingat saya pada tahun 2019 lalu, penyuluh utama masih menerima Rp.1,5 juta pertahun, alhamdulillah, tahun 2020 ini dapat meningkat menjadi Rp.2,4 juta pertahun. Begitu juga dengan penyuluh madya dari Rp. 1,2 juta pertahun, akhirnya bisa meningkat menjadi Rp.1,8 juta pertahun. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya dapat kami tingkatkan lagi,” ucapnya.

Meski nominal insentif masih terbilang tidak besar bila dibandingkan tugas yang sudah dilakukan para penyuluh agama di masyarakat, namun Erlina berharap dapat diterima para penyuluh agama dengan penuh keikhlasan.

"Saya yakin bapak dan ibu para penyuluh agama bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab dan keikhlasan sebagai penyuluh agama dan kehadirannya telah dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mempawah," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved