Bocah Perempuan di Singkawang Meninggal dengan Trauma Benda Tumpul, Polisi Tahan Sang Ibu Tiri
Menurut S, pada hari kejadian, sekitar pukul 18.30 WIB dirinya sedang bertamu ke rumah temannya.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Seorang anak perempuan usia 7 tahun, SL, meninggal dunia di kediamannya, Kelurahan Sijangkung, Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu 25 November 2020.
Kematian SL diselimuti sejumlah kejanggalan terutama ditemukannya banyak trauma benda tumpul (luka) pada beberapa bagian tubuh korban.
Ayah kandung SL, BJL (30) atau S menceritakan kejadian yang menimpa anaknya.
Menurut S, pada hari kejadian, sekitar pukul 18.30 WIB dirinya sedang bertamu ke rumah temannya.
Selang satu jam kemudian, S mendapatkan panggilan telfon dari sang istri yang juga ibu tiri SL.
Baca juga: Apakah Listrik Gratis Diperpanjang Sampai Tahun 2021?
Menurut istrinya, korban terjatuh di dapur. Mendengar kabar itu, S bergegas pulang.
Sesampainya di rumah, S mendapati korban sudah terbaring di depan TV ruang keluarga.
"Istri saya nangis terus. Saya langsung gendong dia (SL) mau bawa ke rumah sakit. Tapi tetangga bilang dia sudah pergi (meninggal)," paparnya.
Sontak, S langsung bertanya kepada sang istri terkait penyebab korban jatuh.
Menurut sang istri, SL terpeleset saat akan menyusun piring setelah makan.
"Dia kasi tahu saya begitu," kata S.
Baca juga: Voucher Listrik Gratis Desember 2020, Klaim di Portal PLN Www.pln.co.id dan WhatsApp
Dirinya sempat memeriksa bagian mulut anaknya dan didapati darah di sekitar gigi korban.
Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil visum luar, dari tubuh SL ditemukan banyak trauma benda tumpul.
Namun demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan lebih jauh mengenai kasus tersebut.
"Untuk ibunya sendiri saat ini sudah kami tahan. Kami mohon waktu. Nanti akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya," kata Kapolres.(*)