Laznas Baitul Maal Hidayatullah Kalbar Gelar Khitanan Massal, Fadil: Alhamdulillah Sudah Sunat

Anak Panti Asuhan Bina Insan Kamil tersebut didampingi pengasuhnya, terlihat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Editor: Syahroni
ISTIMEWA
Sejumlah anak yang mengikuti khitanan massal BMH Kalbar foto bersama, Minggu 29 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Salah satu khidmat Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kepada masyarakat adalah membantu penyempurnaan fitrah melalui khitan yang biasa dilakukan secara massal.

Akhir pekan ini Minggu 29 November 2020, Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Khitan Berkah di Panti Bina Insan Kamil yang berlokasi di Jalan Raden Fatih, Desa Pasir, Kabupaten Mempawah.

“Untuk anak yang ikut mulai dari usia 6 tahun bulan sampai 13 tahun. Alhamdulillah, total 14 anak yatim dhuafa yang di khitan berjalan lancar, selain di khitan peserta juga kami berikan bingkisan, berupa sarung, peci dan biaya transportasi, ”terang Kepala BMH Perwakilan Kalbar, Ahmad Baidai .

Satu diantara peserta yang ikut dikhitan, Fadil (7) mengaku tidak sakit pada saat disunat.

Anak Panti Asuhan Bina Insan Kamil tersebut didampingi pengasuhnya, terlihat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Di Usianya ke 58, Gubernur Sutarmidji Sebut Akan Berusaha Mempercepat Pembangunan di Kalbar

Baca juga: Gubernur Sutarmidji Ulang Tahun ke-58, Lismaryani Beri Doa Terbaik dan Masakan Favorit

“Alhamdulillah sudah sunat, ndak sakit" ucapnya sembari tersenyum bahagia.

Hal serupa dalam peserta lainnya, Farhan (8 tahun).

“Macam kena gigit semut jak, bang,” ucap warga yang berada di Jalan Raden Fatih.

Dalam kegiatan kali ini, panitia mengatur agar kegiatan tidak menimbulkan kerumunan.

Kepada warga yang akan memasuki lokasi kegiatan, harus cuci tangan, di cek temperature tubuhnya, jaga jarak,  memakai masker dan sarung tangan.

Tak kurang dari 2 jam , ke 14 peserta selesai dikhitan.

"Alhamdulillah, Kami selaku mitra kegiatan ini, menyambut baik baksos seperti ini dengan tetap menerapkan prokes covid 19 dengan baik, ungkap H.Jerry, owner Rumah Luka Pro Care Mempawah.

Dari 16 org anak yg direncanakan, 2 org dinyatakan kurang sehat, sehingga di tunda pelaksanaan khitannya, tambahnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved