Sejumlah Target Tak Tercapai, Syarif Amin Maklumi Pemprov Kalbar
Namun jika kondisi normal saya yakin Gubernur dan Wakil Gubernur akan fokus terhadap pembangunan infrastruktur
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Syarif Amin Muhammad memaklumi sejumlah target dari Pemprov Kalbar yang tidak tercapai dan kemudian menyampaikan RPJMD perubahan.
"Sesuai penjelasan, RPJMD ada perubahan karena memang dalam tahun ini saja penanganan covid 19 mencapai Rp. 700 M, yang selama ini menjadi visi misi Gubernur untuk infrastruktur terkuras dalam penanganan covid 19, bahkan perjalanan dinas ASN dan DPRD juga habis dikuras covid 19, mudah-mudahan tahun depan ini tidak terjadi, maka kita memaklumi dengan adanya perubahan ini karena covid 19," kata Syarif Amin, Senin 16 November 2020.
Baca juga: Pemprov Kalbar Godok Aturan & Sanksi bagi Kadis Jika 50 Persen Pegawai Instansi Terpapar Covid-19
"Namun jika kondisi normal saya yakin Gubernur dan Wakil Gubernur akan fokus terhadap pembangunan infrastruktur," jelas Syarif Amin.
Walaupun memang diakui politisi NasDem ini, tentu hal tersebut sedikit banyak akan berpengaruh pada APBD 2021 karena terjadi pergeseran-pergeseran.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk menindaklanjuti RPJMD perubahan ini pihaknya akan membentuk pansus.
"Setelah penjelasan dari Eksekutif, besok akan tanggapan dari fraksi dan minggu ini kita akan membentuk pansus terkait usulan RPJMD Perubahan," pungkas Syarif Amin.