Bupati dan Kapolres Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Kapuas Hulu

Nasir menuturkan, tadi malam Sabtu 14 November 2020, cuaca di Putussibau sangat ekstrim, hingga sejumlah pohon tumbang menimpa tiang listrik

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petugas gabungan saat melakukan pembersihan lokasi pohon tumbang di sejumlah wilayah Putussibau Utara, Kapuas Hulu, akibat angin kencang dan hujan deras, pada Sabtu 14 November 2020 pukul 20.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir berdasarkan prediksi cuaca pada akhir tahun 2020 dari BMKG, di wilayah Kapuas Hulu sangat rawan terjadi banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Maka ia mengimbau masyarkat untuk waspada. 

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, agar tetap waspada dan berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar rumah, di cuaca yang tidak memungkinkan," ujarnya, Minggu 15 November 2020.

Nasir menuturkan, tadi malam Sabtu 14 November 2020, cuaca di Putussibau sangat ekstrim, hingga sejumlah pohon tumbang menimpa tiang listrik, dan terpaksa pihak PLN memadamkan aliran listrik.

Baca juga: BREAKING NEWS - Diterjang Angin Kencang Sejumlah Pohon Tumbang di Kapuas Hulu, Warga Diimbau Waspada

"Tapi kita bersyukur, penanganan lokasi pohon tumbang yang menimpa tiang listrik sudah dibersihkan oleh petugas dilapangan, dan sekarang aliran listrik sudah kembali normal seperti biasanya," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi menyatakan, dalam pengamanan kontijensi bencana tahun 2020, pihaknya sudah melakukan persiapan yang bersinergi dengan Pemerintah, TNI, dan pihak lainnya.

"Kita tau bersama bahwa, cuaca diramalkan di bulan Desember menjadi ekstrim di sebab musim penghujan," ujarnya.

Kapolres memastikan, sara prasana sudah siap, dan kerawanan sesuai prediksi bencana alam seperti banjir, longsor, kebakaran dan angin kencang.

"Jadi lebih bagus kita sama-sama melakukan kesiapan," ucapnya.

Selain itu juga jelas Kapolres, kalau dirinya telah melakukan bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, terkait kesiapan setiap Satker (Polsek) untuk menyiapkan alat pemadam kebakaran.

"Jadi ketika ada terjadi yang tidak diinginkan, setiap Satker sudah bisa melakukan penanganan awal," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved