Breaking News:

Liputan Eksklusif

Sehari Semalam Distribusikan Logistik, Faktor Alam dan Medan Berat Hambat Petugas

Martin dan Palentinus bersama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) harus melewati medan berat dan menguras tenaga, juga biaya.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Penyemprotan desinfektan bagi kendaraan pengangkut logistik kotak suara untuk Pilkada 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tujuh kabupaten/kota yang menggelar Pilkada mulai mempersiapkan logistik untuk didistribusikan ke seluruh wilayah. Jauhnya lokasi pendistribusian dan beratnya medan yang ditempuh menjadi hambatan.

Komisioner KPU Kabupaten Sekadau Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), Gita Rantau memaparkan, sudah ada logistik Pilkada di KPU dan ada pula yang yang masih lama proses seperti surat suara yang masih dalam pencetakan. Diakui Gita, distribusi ke wilayah terjauh menjadi tantangan.

Lokasi terjauh di Kabupaten Sekadau berada di Dusun Nanga Meruat, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman. Perjalanan yang harus tempuh setidaknya satu hari satu malam.

Dusun tersebut berada di perbatasan antara Sekadau, Melawai, dan Sintang. Menuju dusun itupun harus melalui jalan setapak. Jika kondisi hujan maka dapat makan waktu hingga dua hari perjalanan, dengan jumlah pemilih 100 orang lebih.

"Rata-rata akses jalan sudah bisa melewati darat jadi tidak ada yang melalui riam dan sebagainya. Hanya saja jika kondisi cuaca hujan maka perjalanan darat juga akan susah karena masih ada yang melalui jalan setapak," ujar Gita Rantau kepada Tribun, Rabu 11 November 2020.

Gita menjelaskan, jika mencontoh proses distribusi pada Pileg 2019, ada pengawalan dari pihak keamanan.

Pendistribusian akan didahului untuk wilayah terjauh di Kabupaten Sekadau yaitu wilayah Kecamatan Belitang Hulu yang merupakan bagian terujung dari wilayah 3 Belitang. Lalu diteruskan ke Kecamatan Belitang dan Belitang Hilir.

Begitu juga bagi wilayah Rawak, Taman, Mahap (RTM) akan dimulai dari yang terjauh yakni Kecamatan Nanga Mahap, Nanga Taman, Sekadau Hulu, dan Sekadau Hilir.

"Jika kondisi cuaca tidak selalu hujan diperkirakan pendistribusian akan mudah. Mengingat kondisi jalan di wilayah Belitang Hulu, dari kecamatan ke desa dan dusun itu yang agak susah," ungkap Gita Rantau.

Baca juga: KPU Sekadau Mulai Terima Logistik Pilkada

Ia menjelaskan, untuk di sejumlah kecamatan masih ada dusun dan desa yang sulit dijangkau menggunakan mobil. Sehingga pendistribusian harus menggunakan motor. Sehingga biasanya KPPS dan PPS yang menjemput logistik ke desa dan dibawa menggunakan motor.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved