Satu Jam Berbincang Bersama Jusuf Kalla di Vatikan
Tidak pernah terbayang kalau hari ini saya bertemu Pak JK di Vatikan dan menghabiskan satu jam bersama beliau.
Beberapa hari lalu saya dikontak oleh KBRI untuk Tahta Suci Vatikan untuk menerima dan menemani Pak JK masuk Taman Borobudur dan Kapel Sixtin di Museum Vatikan setelah pertemuan dengan Paus.
Kantor saya juga sangat mendukung karena kehadiran Pak JK di Vatikan adalah bagian penting dari upaya membumikan Dokumen Abu Dhabi yang juga merupakan salah satu tugas Dewan Kepausan untuk Dialog antar Umat Beragama, tempat saya bekerja.
Apalagi Ketua Komisi Tinggi Dokumen Abu Dhabi dari pihak Katolik adalah Kardinal Petinggi Kantor saya.
Sekitar setengah jam sebelum Pak JK dan rombongan datang, saya sudah menanti di Pintu belakang Quattro Cancelli yang berhadapan dengan Taman Vatikan, Basilika Santo Petrus dan Istana Kepausan.
Sekitar pkl. 11.45 pagi rombongan yang didampingi oleh Ibu Lina bersama Staff KBRI untuk Tahta Suci Vatikan dan pak Danang bersama Staff KBRI untuk Italia, tiba di Quattro Cancelli.
Ibu Lina memperkenalkan saya kepada Pak JK. Serta merta Pak JK menyalami saya.
Baca juga: Pelaksanaan New Normal, Ketua DMI Jusuf Kalla Imbau Shalat Jumat Dilaksanakan Dua Gelombang
Saya kembali menyalami beliau sambil menyebut namanya.
Kami semua hanya bisa senyum ria dari balik masker dan bersalaman ala kadarnya, tetapi tidak mengurangi rasa gembira kami sebagai orang Indonesia.
Kesan pertama saya, Pak JK orangnya sangat ramah, terbuka, komunikatif dan mudah bersahabat. Jadi cepat sekali akrab, seperti sudah pernah bertemu berkali-kali.
Apalagi kami sama-sama berasal dari Timur Nusantara. Tidak juga dekat sekali, karena Sulawesi dan Flores jauh.
Paling kurang logat bicara kami sama-sama kental ketimuran. Itu sudah sesuatu yang mendekatkan kami secara linguistik. Logat bahasa bisa powerful.
Lantas saya jelaskan kepada Pak JK bahwa ada aturan ukur suhu tubuh sebelum pergi lebih jauh dari situ.
Sebenarnya saya sudah klarifikasi hal ini dengan petugas penjaga pintu Quattro Cancelli sebelum kedatangan Pak JK.
Tapi ini aturan Vatikan untuk setiap pengunjung tanpa kekecualian. Jadi Pak JK juga harus buat.
Ketika menjelaskan ini kepada Pak JK, beliau serta merta mengatakan "Tidak apa-apa Romo"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/berbincang-dengan-jusuf-kalla-di-vatikan.jpg)