HUT Pemkot Singkawang
HUT Pemkot Singkawang ke 19 Digelar Dengan Sederhana Ditengah Pandemi Covid-19
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara di Hari Pembentukan Kota Singkawang kali ini hanya digelar dengan acara syukuran sederhana tanpa pergelar
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Wakil Wali Kota
Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan menerangkan di usia Kota Singkawang yang ke-19 merupakan usia yang tumbuh dewasa, usia yang mempunyai harapan yang lebih baik dan tentunya didalam penyelenggaraan fungsi pemerintah.
Tentunya, kata Wakil Wali Kota, selain fungsi pemerintahan itu sendiri, fungsi pembangunan dan kemasyarakatan yang dilaksanakan yang menjadi tugas pokok pemerintah mungkin dan pasti masih banyak terdapat kekurangan disana sini.
Baca juga: Cap Go Meh dan Tatung Singkawang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional
"Oleh karena itu disini butuh sinergisitas dengan seluruh lapisan masyarakat stakeholder kota singkawang bahwa pembangunan ini harus dilakukan secara bersama bergandengan tangan untuk menjadikan singkawang sebagai kota yang lebih maju sejahtera dan harapan kita berkeadilan," ungkapnya.
Kendati saat ini Kota Singkawang harus menghadapi pandemi Covid-19, Irwan menerangkan pemerintah secara bersama-sama stakeholder masyarakat harus sering melakukan komunikasi mencari jalan terbaik.
"Kondisi new normal ini tidak membatasi terlalu ketat kegiatan-kegiatan sosial namun tanda kutip bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan harus tetap mengacu dan mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.
Dia berharap, dimasa Covid-19 ini tidak dijadikan suasana yang mencekam seakan-akan menjadikan tidak bisa berbuat apa-apa. Justru sebaliknya, menurutnya ini adalah sebuah ujian tantangan bagi kita untuk mencari inovasi baru kreasi-kreasi baru yang dapat beradaptasi dengan harapan bahwa baik ekonomi kehidupan sosial kemudian budaya dan yang lainnya juga dapat berjalan seperti biasanya.
Ketua DPRD
Masih ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Singkawang, Sujianto menerangkan di usia ke 19 tahun Kota Singkawang, berberapa hal harus terus ditingkatkan, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan dan lainnya.
"Itu perlu di tingkatkan, karena di usia ke 19 tahun, istilahnya sudah bukan anak-anak lagi, harus bisa memikirkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Singkawang," jelasnya.
Kesejahteraan tersebut menurutnya dengan memberikan lowongan pekerjaan bagi masyarakat, perbaikan infrastruktur bagi masyarakat termasuk di pedalaman yang butuh perhatian, termasuk pula ketersediaan listrik dan kemjuan pendidikan yang perlu ditingkatkan.
Dalam proses pencapaian visi dan misi besar Wali Kota Singkawang, kata Sujianto, harus di dukung oleh OPD dan SKPD terkait, karena menurutnya tidak mungkin Wali Kota bisa berkerja sendiri tanpa dukungan.
"Kebersamaan antara Pemerintan dan DPRD pun harus bersinergi," tukasnya. (*)