Kebakaran di Pasar Sungai Pinyuh
Belasan Rumah Toko di Sungai Pinyuh Mempawah Ludes Dilalap Api, Kapolres Pastikan Nihil Korban Jiwa
Ia mengatakan sejumlah pemadam kebakaran juga langsung menuju lokasi untuk memadamkan api tersebut.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Zulkifli
Laporan Wartawan Tribunpontianak : Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Beberapa Kabupaten dan Kota di Kalbar dilanda musibah kebakaran cukup besar dalam tiga hari terakhir.
Terbaru belasan Ruko ludes di Sungai Pinyuh Mempawah Kalbar, Sabtu 10 Oktober malam.
Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga mengatakan kebakaran yang terjadi di Sungai Pinyuh terjadi sekitar pukul 19.20 WIB, Sabtu 10 Oktober 2020.
Dimana hingga saat ini 13 Ruko menjadi korban peristiwa kebakaran yang terjadi di Sungai Pinyuh tersebut.
"Jadi sekitar pukul 19.20 wib Pemilik warung Kopi Nikmat, Amin sedang Mandi dan di panggil oleh adiknya karena ada api diatas dek lantai 2 Amin.
Kemudian ia berusaha memadamkan dengan menyiramkan air dan api semakin membesar dibagian atas Rumah Amin yang juga warung Kopi Nikmat tersebut," ujar Kapolres.
Namun hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penyebab dan asal api muncul.
"Belum diketahui pasti penyebab kebakaran api berasal dari bagian atap Ruko dari warung kopi nikmat milik saudara Amin ini.
Dan asal api masih dalam lidik kami," katanya.
• Polisi Selidiki Penyebab Musibah Kebakaran Ruko
• FOTO : Kebakaran Bangunan Toko di Kota Baru Pontianak
Ia juga belum dapat memastikan untuk kerugian materil dan ia memastikan tidak ada korban jiwa.
Ia mengatakan api cepat menyebar karena material sejumlah bangunan berasal dari bahan yang mudah terbakar.
"Di karenakan Ruko adalah bagunan tua dan banyak bermaterialkan kayu dan bahan muda terbakar sehingga api dengan cepat menjalar," tuturnya.
Ia mengatakan sejumlah pemadam kebakaran juga langsung menuju lokasi untuk memadamkan api tersebut.
"Untuk pemadaman dilakukan Oleh BPBD Kabupaten Mempawah, BPAS Sungai Pinyuh, BPA Segedong, BPA Jungkat ,BPA Dari Kota Pontianak dan BPA Singkawang. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.54 situasi Aman dan kondusif," pungkasnya.

Adapun Ruko yang terbakar antara lain :
1.warung kopi nikmat
2.Toko valentine
3.Toko Era baru
4.Toko Valentine
5.Toko melody
6.Toko aweng
7.Toko Kali indah
8.Kantor pegadaian
9.Toko Ameng
10.Warung Kopi Johan
11.Toko Among Elektro
12.Toko Apei Buah
13.Toko Dkc ayam/pangkas Rambut.
• Kebakaran di Melawi Hanguskan Ruko dan Rumah Makan, Ibu dan Tiga Anak Tewas Terjebak Api
Rentetan Kebakaran
Peristiwa kebakaran cukup besar terjadi di wilayah Kalbar dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya di hari yang sama kebakaran juga menghanguskan sekitar sembilan bangunan toko di Kota Baru Pontianak.
Sembilan unit bangunan di jalan Prof M Yamin Pontianak, ludes di lalap si jago merah Sabtu 10 Oktober 2020, siang.
Bangunan yang terbuat dari kayu membuat api begitu cepat menyebar dan menghanguskan 7 unit Ruko yang berada di pusat Kota Pontianak.
Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan seluruh nya oleh petugas Pemadam yang datang dari berbagai wilayah Pontianak.
Niki, pedagang minuman yang berjualan tepat didepan lokasi kejadian mengatakan bahwa kejadian itu terjadi sekira Pukul 11.00 WIB.
Ia mengatakan, mulanya ia melihat kepulan asap berasal dari belakang deretan bangunan Ruko tersebut, dimana ada sebagian yang buka dan ada pula yang masih tutup.
Hanya berselang beberapa menit setelah asap itu, api besarpun langsung terlihat membara.
Saat itu iapun langsung berteriak api kepada para penghuni Ruko tersebut.
"Ndak jelas api itu dari mana, yang jelas api itu dari belakang, cepat habis itu apinya besar langsung merembet ke semua, lalu ditambah angin kuat lagi,"ujarnya.
Setelah api membesar, ia mengaku mendengar suara ledakan dari salah satu ruko yang terbakar.
" pas asap ndak ada suara ledakan, pas apinya muncul ada, mungkin itu gas kali yang meledak,"katanya.
• Jangan Panik Ketika Terjebak Kebakaran, Berikut Upaya Yang Bisa Dilakukan untuk Menyelamatkan Diri
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Rio Sigal Hasibuan menyampaikan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab musibah kebakaran ini.
"Saat ini kami masih mendalami apa penyebab dari musibah kebakaran ini, Sumber api dari mana, sedang kita kumpulkan keterangan saksi - saksi,"ujarnya.
AKP Rio pun mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka pada musibah kebakaran ini.
Sementara itu pihaknya juga masih akan melakukan pendataan terhadap para korban serta kerugian materil yang di alami.
"Para korban masih kita data, dan untuk kerugian materil juga masih belum bisa ditafsirkan,"terangnya.
• VIDEO: Asap Kebakaran Ruko Masuk Rumah Sakit, Puluhan Pasien Dewasa hingga Bayi Dievakuasi
Peristiwa di Melawi
Sebelumnya peristiwa kebakaran hebat juga terjadi di Kabupaten Melawi Kalbar.
Kebakaran hebat menghanguskan 8 unit Ruko di Jalan Nanga Pinoh, tepatnya di KM 1, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalbar.
Empat orang meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran yang terjadi pada pada hari Rabu 7 Oktober 2020 sekira pukul 23.30 WIB.
Seluruh korban meninggal merupakan satu keluarga, terdiri atas Ibu dan tiga anaknya.
"Korban satu keluarga.
Dua orang selamat, 4 meninggal. Korban meninggal, ibu dan 3 anaknya," kata Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi melalui Paur Subbag Humas, Bripka Arbain kepada Tribun Pontianak, Kamis, 8 Oktober 2020.
Satu keluarga korban musibah kebakaran yang paling kecil usianya 2 tahun. Namanya Rizki.
Sebelumnya diberitakan kebakaran hebat menghanguskan 8 unit ruko di Jalan Nanga Pinoh, tepatnya di KM 1, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalbar.
Empat orang meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran yang terjadi pada Pada hari Rabu, 7 Oktober 2020 sekira pukul 23.30 WIB.
"Korban jiwa 4 orang meninggal dunia.
8 unit bangunan terbakar," kata Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, melalui Paur Subbag Humas, Bripka Arbain.
• Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Dua Rumah di Jalan Puyuh Pontianak
Menurut Arbain, berdasarkan keterangan para Saksi, sekira pukul 23.30 WIB.
Api pertama kali terlihat pada Ruko Bengkel yang dikelola oleh Marianto yang dengan cepat membesar dan kemudian meluas ke Ruko Rumah Makan Satria, Ruko Kedai
"Milennial 87" dan Ruko Dinas Arpusda Kabupaten Melawi serta Deretan Ruko milik Sukarman, Warung, Cucian Motor.
"Kemudian, sekira pukul 00.08 WIB, 3 Unit mobil pemadam kebakaran BS-PBK Nanga Pinoh, disusul dengan satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan 1 (satu) Unit mobil AWC polres melawi dikerahkan untuk memadamkan api," katanya. (*)