Breaking News:

Mantan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Ditetapkan Tersangka Bantuan Keuangan Khusus 48 Desa

Walaupun Suryadman Gidot sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini, Kombespol Donny mengatakan proses hukum terhap Gidot akan dilakukan setela

TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Bupati Bengkayang Non Aktif Suryadman Gidot usai menjalani persidangan terkait kasus Tipikor yang menjeratnya, di Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak, Jalan Uray Bawadi, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2020). Di akhir persidangan, Gidot pun sempat meminta maaf atas kesalahannya yang telah membuat banyak pihak terlibat dan di hukum. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Baru beberapa bulan menjalani hukuman penjara dari Vonis 5 Tahun atas kasus suap, mantan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Keuangan Khusus 48 Desa di Kabupaten Bengkayang dengan kerugian negara 20 Milyar rupiah.

"Suryadman Gidot kita sudah tetapkan tersangka sekira 3 Minggu lalu, hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan barang bukti," ujar Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go pada Tribun, Selasa 6 Oktober 2020.

Walaupun Suryadman Gidot sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini, Kombespol Donny mengatakan proses hukum terhap Gidot akan dilakukan setelah Gidot menjalani masa hukumannya, atas vonis kasus suapnya.

Sidang Putusan Korupsi Mantan Kepala dan Bendahara BPKAD Bengkayang Ditunda

Mantan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta dengan subsider 1 bulan. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved