Breaking News:

Asal Muasal Gubernur Sutarmidji Beri Nama Masjid At-Tahiriyah & Target 5000 Orang Penghafal Alquran

Sutarmidji menegaskan masjid yang yang akan dibangun tersebut diberinya nama Masjid At-Tahiriyah.

Syahroni
Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At Tahiriyah, Selasa 6 Oktober 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Guna melengkapi fasilitas pada Pondok Pesantren Tahfizul Quran "Mahyatul Qurra" yang merupakan wakap keluarga, Gubernur Kalbar Sutarmidji membangun sebuah masjid didalam komplek pesantren tersebut.

Pondok Pesantren Mahyatul Qurra yang dikhususkan bagi para anak penghafal Quran ini terletak di Jalan Ujung Pandang 2 Gang Pesantren, Pontianak Kota.

Hari ini, Selasa (6/10) Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid dalam rangka menunjang pondok pesantren tersebut.

Sutarmidji menegaskan masjid yang yang akan dibangun tersebut diberinya nama Masjid At-Tahiriyah.

Bukan tanpa alasan ia memberikan nama At-Tahiriyah, sebab nama Almarhum orangtuanya adalah Tahir, sehingga dengan pembangunan masjid tersebut sebagai bagian dari mengenang sosok Ayahanda.

Tata Cara Pindah Kewarganegaraan WNA ke WNI atau WNI ke WNA , Cek Syarat Menjadi WNI & Melepas WNI

Gubernur Sutarmidji Lengkapi Fasilitas Masjid untuk Ponpes Mahyajatul Qurra Pontianak

"Pagi ini kita melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tahiriyah, bagian dari melengkapi fasilitas pondok pesantren," ucap Sutarmidji saat diwawancarai setelah acara seremoni peletakan batu pertama pembangunan masjid, Selasa 6 Oktober 2020.

Besar harapan Sutarmdji, pondok pesantren yang merupakan wakap keluarga ini bisa menghasilkan para tokoh agama kedepannya serta para penghafal Quran yang bisa mengajarkan kembali pada masyarakat banyak.

Saat ini, kapasitas atau daya tampung Pondok Pesantren Mahyatul Qurra lebih dari 50 orang, Midji menegaskan akan menambah kapasitas daya tampung sehingga makin banyak anak-anak Kalbar yang bisa belajar disana.

"Sekarang daya tampung baru 50 orang lebih, kedepan Insya Allah akan dikembangkan lagi. Lahan yang ada di Parit Keladi juga akan saya wakafkan untuk pengembangan pondok pesantren ini luasnya 2,2 hektar sedangkan lahan di sini (Ujung Pandang) lebih dari 5000 meter persegi," terang Sutarmidji.

Pembangunan Masjid At-Tahiriyah Insya Allah akan selesai dalam waktu 4 bulan.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Syahroni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved