WAJIB TAHU Beda Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung hari ini, di beberapa tempat ada yang menaikkan bendera merah putih setengah tiang.
Gerakan 30 September 1965 (G30S) merupakan bagian dari catatan hitam bangsa Indonesia.
Tercatat, 10 nama menjadi korban dalam tragedi berdarah itu.
Diantaranya ialah enam jenderal dan satu perwira pertama TNI AD.
Mereka adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.
Melansir berbagai arsip Jaringan Tribun, ketujuh jenderal itu dibunuh secara kejam oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).
Jasadnya lalu dibuang ke dalam sumur Lubang Buaya, yang berlokasi di Jakarta Timur.
Saat itu terjadi pemberontakan G30S dengan menculik beberapa TNI Angkatan Darat.
Para perwira TNI yang gugur dalam peristiwa tersebut kemudian sering disebut sebagai Pahlawan Revolusi.
Berdasar pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, ada 10 perwira TNI yang dianugerahi sebutan Pahlawan Revolusi.
Namun hanya tujuh nama korban TNI AD yang gugur di dalam Lubang Buaya dalam peristiwa berdarah itu yang dianugerahi sebagai Pahlawan Revolusi. (*)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Ini Perbedaannya Dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni