Breaking News:

Citizen Reporter

IPDKR Gelar Focus Group Disscusion, Ketua IPDKR Harap Lahirkan Tindakan Konkret

Stefanus Akim juga mengungkapkan dalam bermedsos yang paling penting adalah sikap untuk cek, ricek, ricek again, sebelum menyebarkan sebuah informasi.

istimewa
FOTO - Foto bersama saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dewan Adat Dayak Kubu Raya bersama Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya bekerjasama dengan Kapolsek Kubu Raya. Acara itu telah terlaksana di Hotel Harmony Sungai Raya Dalam pada Sabtu 26 September 2020. 

Citizen Reporter
Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya Samuel

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang kian belum berlalu, tentunya sedikit banyak dapat menimbulkan keresahan tersendiri untuk masyarakat.

Harusnya, orang yang bekerja dapat memiliki penghasilan yang layak, namun karena Covid-19 semua pendapatan menurun dan bahkan ada yang terpaksa tidak bekerja.

Selain itu di lain sisi Covid-19 ini menimbulkan kebiasaan baru bagi masyarakat banyak, antara lain adalah dengan kebiasaan bermedsos.

Oleh karena itu, dari Dewan Adat Dayak Kubu Raya bersama Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya yang bekerjasama dengan Kapolsek Kubu Raya mengadakan Focus Group Discussion (FGD).

Acara itu telah terlaksana di Hotel Harmony Sungai Raya Dalam pada Sabtu 26 September 2020.

Token Listrik Gratis PLN Oktober 2020 Login stimulus.pln.co.id atau WA 08122-123-123 Listrik Gratis

Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, Ketua Dewan Adat Dayak Kubu Raya Lasem, Teofelus Boni Ketua IPDKR sekaligus sebagai pengurus DAD bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan bersama berbagai ormas yang diundang dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

Dalam kesempatan itu Ketua DAD Lasem, S.pd sangat menyambut positif kegiatan ini.

“Pertama kami berterima kasih kepada Ikatan Pemuda Dayak Kubu Raya, karena mereka yang memprakarsai kegiatan ini,” katanya Sabtu siang 26 September 2020.

Ia mengaku bahwa DAD Kubu Raya merespon positif adanya kegiatan FGD. Karena dengan adanya ini organisasi-organisasi disini tidak mati suri tetapi justru berkelanjutan.

Halaman
1234
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved