Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kalbar Bertambah 11, Satu Kepala Dinas

Kasus baru ini tersebar di Kabupaten Sintang 6 orang, Kota Pontianak 3 orang, Melawi 1 orang, dan Kubu Raya 1 orang.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya 

Namun menurutnya, teknologi laboratorium dan ilmu kedokteran biomolekuler telah berkembang sangat pesat jauh sebelum kasus Covid-19 ada.

Kasus Covid-19 di Singkawang Bertambah Enam, Kabar Baiknya Delapan Pasien Dinyatakan Sembuh

Sehingga para ilmuan telah dapat mengidentifikasi jenis-jenis virus seperti virus Mers Cov, Sars Cov maupun Covid-19.

Ia pun menjelaskan kalau reagen deteksi masing-masing virus itu berbeda-beda untuk setiap virusnya.

Tentu saja reagen deteksi virus Covid-19 hanya untuk mendeteksi virus Covid-19, tidak dapat mendeteksi jenis virus yang lain.

Bila bukan virus Covid-19, atau misalnya saja virus influenza atau virus SARS, maka reagen ini tidak akan bisa bekerja atau mendeteksinya.

"Reagen virus Covid-19, tidak dapat mendeteksi virus DBD, virus HepatitiS atau ribuan virus lain. Reagen virus Covid-19 hanya khusus mendeteksi Corona Virus Disease-19," katanya.

Selain 11 kasus baru, ada pula penambahan 11 kasus sembuh yang tersebar di Kota Pontianak 8 orang, Kubu Raya 3 orang.

Data terbaru pada 26 September 2020, total konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 946 kasus, 780 di antaranya sudah sembuh atau 82,45 persen, serta 8 orang meninggal. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved