Pengumuman CPNS

JADWAL Pengumuman Kelulusan Seleksi CPNS 2019 Provinsi Kalbar

Peserta tinggal menunggu pengumuman kelulusan seleksi pada tiap formasi yang akan diumumkan pada 30 Oktober 2020.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Saat Kepala Badan Kepegawain Daerah, Ani Sofyan ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (23/9/2020). 

Nanti kalau sudah jam pulang disemprot lagi, besok mau masuk sempor lagi jadi sampai segitunya,” tegasnya.

Peserta di Ketapang Akui Kesulitan Menjawab Soal SKB CPNS 2019

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Seorang Peserta SKB CPNS di Ketapang Jalani Tes di Ruangan Khusus

Diakuinya sampai pada tahap selesainya test SKB tidak ada kendala dan saat ini masih tinggal menunggu hasil laporan dari tiap daerah, karena masih ada daerah yang masih berjalan test SKB

Ia mengatakan pada saat pandemi Covid-19 provinsi ada titipan 14 orang peserta dari Jawa yang ikut tes di Kalbar karena kendala adanya pandemi Covid-19 dan pelamar tidak bisa berangkat ke Jawa untuk test disana.

“Peserta test dari Kalbar yang ikut formasi di Kalbar juga ada numpang test di tempat lain, karena waktu tes dia mungkin lagi di luar kota dan tidak bisa pulang,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pada pelaksnaan test CPNS tahun ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19 membuat tahap test lumayan panjang dan hampir setahun baru selesai karena adanya penundaan jadwal dan lain sebagainya.

Ia mengatakan formasi CPNS tahun 2019 yang test ditahun 2020 sebanyak 349 dan yang terkhir menjadi peserta test sebanyak 944 orang .

 Dikatakannya untuk formasi tahun 2020 dan 2021 telah diusulkan sebanyak 811 formasi dengan sebaran PNS 326 orang, untuk P3K 485 .

Jadi dari 326 PNS untuk guru ada 243, tenaga kesehatan ada 46 orang, tenaga teknis ada 37 orang.

Sedangkan untuk P3K yang 485 itu guru 367, tenaga kesehatan 64 orang, teknisi 54 orang untuk 2021.

“Tahun 2021 ini gabungan formasi antara 2020 dan 2021 menjadi 811.

Penerimaan nanti di 2021.

Sedangkan tahun 2020 ini kan kita hanya menerima formasi 2019 sebanyak 349 orang yang belum selesai prosesnya sampai sekarang ini,” jelasnya.

Ia mengatakan untuk formasi 2020 belum ada penerimaan rencana akan digabung di 2021 nanti.

Jadi total guru ada 610, tenaga kesehatan 110 teknisi ada 91 orang.

“Kalau untuk secara teknis kami belum tahu kalau dipisahkan antara pendaftaran CPNS dengan P3K pasti pelamar banyak yang tidak lulus PNS akan lari ke P3K kalau bisa bersamaan saja,” pungkasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved