Sebut Ada Tambahan 15 Kasus Covid-19, Ini Penjelasan Kadiskes Kalbar Harisson

Akhir -akhir ini di Kalbar terjadi peningkatakan kasus konfirmasi covid-19 yang sebenarnya cukup mengkhawatirkan kita semua

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan bahwa ada tambahan kasus 15 orang di Kalbar, Jumat (18/9).

Harisson mengatakan berdasarkan Pemeriksaan Laboratorium Untan dan TCM Soedarso pada 17 September 2020 Kalbar mendapat tambahan 15 kasus konfirmasi covid-19.

Adapun 15 kasus konfirmasi baru hari ini tersebar di Kota Pontianak 5 orang, Kubu Raya 9 orang dan Singkawang 1 orang. “Sedangkan untuk Kota Pontianak dan Kubu Raya ada juga berdasarkan domisili tidak murni berdasarkan KTP, ujarnya.

Ia mengatakan untuk di Kota Pontianak ada 4 mahassiwa Fakultas Kedokteran Untan yang dinyatakan kasus konfirmasi Covid-19 dan dua berasal dari klaster Munzala.

“Satu orang ini sebenarnya berasal dari Jawa Tengah yang kuliah di Untan dan tinggal di Sungai Raya Dalam. Kemudian satu orang lagi mahasiswi yang tinggal di Mempawah kuliah di Fakultas Kedokteran Untan dan dia berdomisili di Kota Pontianak,” ujarnya.

Harisson Sesalkan Terjadi Penularan Pada Kluster Munzalan yang Semakin Bertambah

Sedangkan dua mahasiswa yang lain adalah hasil dilakukannya tracing dan testing dalam rangka akan mengikuti kegiatan menjadi Koas. “Satu orang tambahan dari Kubu Raya merupakan hasil razia di Jl Budi Karya seperti di ketahui Diskes Kalbar bersama Polresta Pontianak dan Kodim 1209 BS melakukan razia dan satu orang dinyatakan kasus covid-19 yang berdomisili di Kubu Raya,” ujar Harisson.

Ditambahkannya bahwa pada hari ini juga ada 11 kasus konfirmasi yang dinytakaan sembuh di Mempawah 5 orang , Ketapang 2 orang , Kota Singkawang 1 orang , Kibu Raya 1 orang , Bengkayang 1 orang dan Kapuas Hulu 1 orang.

Dengan demikian total kasus konfirmasi di Kalbar mencapai 840 orang, 681 orang telah sembuh atau 81.07 persen tingkat kesembuhan dan 7 meninggal.

“Akhir -akhir ini di Kalbar terjadi peningkatakan kasus konfirmasi covid-19 yang sebenarnya cukup mengkhawatirkan kita semua dan ini terlihat dari laporan dari beberapa rumah sakit di Kalbar ,” ujarnya.

Ia mengatakan beberapa rumah sakit di Kalbar yang melaporkan terjadinya peningkatan pasien rawat inap kasus covid -19 adalah di Soedarso yang saat ini merawat 30 orang dan ada 19 di Ruang Isolasi rawat terpadu dan 11 orang di Ruang VVIP.

“Dari 30 orang dirawat 25 orang kasus konfirmasi dan 5 orang sedang menunggu hasil swabnya,” pungkasnya.

Munzalan Hentikan Kegiatan
Kondisi empat pasien yang telah dinyatakan terkonfirmasi postif covid-19 klaster Munzalan di Kubu Raya, saat ini dalam kondisi sehat.

Mereka juga sedang dalam isolasi mandiri di bawah pengawasan tim kesehatan Munzalan.

"Kami sampaikan bahwa saat ini seluruh santri yang telah dinyatakan postif tersebut dalam kondisi sehat tak kurang satu apapun dan sudah keluar dari rumah sakit serta sedang menjalankan isolasi mandiri," ujar Kuasa Hukum Munzalan, Anggia Anggraini, dalam rilisnya yang diterima Tribun, Jumat (18/9/2020).

Ia menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi penularan, maka seluruh kegiatan di Munzalan untuk sementara dilakukan secara online. Pondok Munzalan juga meniadakan kegiatan masal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved